We Own This City\” merupakan serial pendek yang terdiri dari enam episode. Serial ini diadaptasi dari buku karya wartawan Baltimore Sun, Justin Fenton. Serial ini akan mulai tayang pada Selasa, 26 April 2022 pukul 08.00 WIB di HBO dan HBO Go, dengan penayangan ulang di hari yang sama pukul 21.00.
Dalam keterangan tertulis yang dirilis oleh HBO pada Senin, 18 April 2022, dijelaskan bahwa We Own This City menceritakan tentang kebangkitan dan kejatuhan Gugus Tugas Pelacakan Senjata di Departemen Kepolisian Baltimore. Serial ini juga mengangkat isu korupsi dan kebobrokan moral yang melanda departemen kepolisian tersebut. Kisah ini mengisahkan tentang sebuah kota di Amerika yang dihantui oleh kebijakan pelarangan narkoba dan penangkapan massal yang digembar-gemborkan, namun di sisi lain, pekerjaan polisi yang sebenarnya terabaikan.
Jon Bernthal berperan sebagai Sersan Wayne Jenkins, seorang anggota dari Departemen Kepolisian Baltimore yang tergabung dalam Gugus Tugas Pelacakan Senjata. Gugus tugas ini terkenal dengan pakaian preman mereka yang sering menimbulkan kekacauan. Mereka tidak hanya memburu dan menangkap pelaku kejahatan, tetapi juga melakukan tindakan merampok terhadap warga dan para pengedar narkoba.
Selain Jon Bernthal, serial ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris terkenal seperti Wunmi Mosaku, Jamie Hector, McKinley Belcher III, Darrell Britt-Gibson, Josh Charles, Dagmara DomiĆczyk, Rob Brown, Don Harvey, David Corenswet, Larry Mitchell, Ian Duff, Delaney Williams, dan Lucas Van Engen.
We Own This City merupakan sebuah serial yang menggugah perasaan penontonnya. Dengan mengambil latar belakang kehidupan di kota Baltimore, Amerika Serikat, serial ini mampu menghadirkan cerita yang mendalam tentang kehidupan seorang polisi dan segala tantangan yang dihadapinya. Serial ini juga mampu menggambarkan realitas yang terjadi di masyarakat, di mana kebijakan yang seharusnya menjadi solusi, justru menjadi sumber masalah baru.
Kisah tentang Gugus Tugas Pelacakan Senjata di Departemen Kepolisian Baltimore menjadi sorotan utama dalam serial ini. Gugus tugas ini awalnya didirikan dengan tujuan untuk memberantas peredaran senjata ilegal di kota tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, kelompok ini justru terjerumus ke dalam korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Mereka tidak lagi bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku, melainkan lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok mereka sendiri.
Dalam perjalanan ceritanya, We Own This City menggambarkan tentang bagaimana polisi yang semestinya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, justru menjadi ancaman bagi warga kota. Mereka menggunakan kekuasaan dan otoritas yang mereka miliki untuk melanggar hak-hak asasi manusia dan melakukan tindakan kriminal. Serial ini menghadirkan gambaran yang sangat realistis tentang bagaimana korupsi dan kebobrokan moral dapat merusak sebuah institusi yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.
Selain mengangkat isu korupsi dan kebobrokan moral, We Own This City juga menyoroti tentang dampak yang ditimbulkan oleh kebijakan pelarangan narkoba dan penangkapan massal. Meskipun tujuannya adalah untuk memberantas peredaran narkoba, kebijakan ini justru memunculkan masalah baru. Banyak anggota polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan dan tindak kejahatan demi mencapai target penangkapan yang ditetapkan. Mereka tidak lagi bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip kepolisian yang seharusnya, melainkan lebih mengutamakan angka-angka dan statistik.
Cerita yang disajikan dalam We Own This City sangat menarik dan menggugah perasaan. Serial ini mampu menghadirkan konflik yang kompleks antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Dalam situasi yang sulit seperti ini, tidak mudah bagi seorang polisi untuk tetap setia pada prinsip-prinsipnya. Mereka harus menghadapi tekanan dari atas, seperti atasan dan kebijakan yang ada, namun juga tekanan dari bawah, seperti tuntutan dari masyarakat dan tugas yang harus diemban.
We Own This City juga menghadirkan karakter-karakter yang kuat dan kompleks. Setiap karakter memiliki latar belakang dan motivasi yang berbeda-beda, namun mereka semua terhubung dalam cerita yang sama. Karakter-karakter ini memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan menghadapi dilema moral yang sulit. Serial ini mampu menggambarkan kehidupan nyata dengan sangat baik, sehingga penonton dapat merasakan emosi dan perjuangan yang dialami oleh setiap karakter.
Selain cerita yang kuat dan karakter-karakter yang menarik, We Own This City juga memiliki sinematografi yang indah. Pemandangan kota Baltimore yang diambil dengan cermat dan detail, serta penggunaan pencahayaan yang tepat, mampu menghadirkan suasana yang khas dan memperkuat cerita yang disampaikan. Setiap adegan dalam serial ini dirancang dengan sangat baik, sehingga penonton dapat merasakan ketegangan dan emosi yang ada dalam setiap momen.
Dalam hal pengambilan gambar, We Own This City juga tidak kalah menarik. Pemilihan lokasi yang tepat dan penggunaan kamera yang cerdas, mampu menghadirkan suasana yang autentik dan mendalam. Penonton dapat merasakan kehidupan di kota Baltimore melalui sudut pandang yang berbeda-beda, dari jalan-jalan yang ramai hingga lingkungan yang terpencil. Penggunaan warna dan komposisi dalam setiap adegan juga sangat memperkuat narasi yang disampaikan.
Secara keseluruhan, We Own This City adalah sebuah serial yang layak untuk ditonton. Dengan gaya bahasa formal, serial ini mampu menghadirkan cerita yang kuat dan menyentuh hati. Dalam enam episode yang akan ditayangkan, penonton akan diajak untuk merenung tentang kehidupan di kota yang penuh dengan konflik dan kejahatan. Serial ini juga menggambarkan betapa pentingnya menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas sebagai seorang polisi.
Melalui We Own This City, penonton diingatkan akan pentingnya keadilan dan kebenaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Serial ini juga mengajarkan bahwa kebijakan yang seharusnya menjadi solusi, dapat menjadi sumber masalah baru jika tidak dijalankan dengan bijaksana. Dalam situasi yang sulit, seorang polisi harus tetap teguh pada prinsip-prinsipnya dan tidak terjerumus dalam korupsi dan kebobrokan moral.
Serial ini juga mengingatkan kita bahwa kekuatan sejati seorang polisi bukanlah kekuasaan yang dimilikinya, melainkan integritas dan dedikasinya untuk melindungi dan melayani masyarakat. Dengan cara ini, seorang polisi dapat menjadi pahlawan bagi warga kota, bukan ancaman. We Own This City adalah sebuah pengingat bahwa keadilan dan kebenaran harus tetap dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas sebagai seorang polisi.