Museum Wayang Kekayon adalah sebuah museum seni budaya yang terletak di Jalan Jogja-Wonosari Km 7 No. 277, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia. Museum ini didirikan oleh almarhum Prof. DR. dr. KPH. Soejono Prawirohadikusumo, seorang guru besar di Universitas Gadjah Mada dan sekaligus dokter ahli saraf jiwa. Museum Wayang Kekayon resmi diresmikan oleh KGPAA Paku Alam VIII pada tahun 1991. Museum ini memiliki tujuan sebagai tempat wisata seni budaya, pendidikan, wahana penelitian, dan rekreasi.
Wayang merupakan kekayaan luhur budaya bangsa Indonesia yang patut kita banggakan. Hal ini terbukti dengan pengakuan UNESCO atas wayang sebagai warisan pusaka dunia. Oleh karena itu, Museum Wayang Kekayon mengoleksi berbagai jenis wayang yang ada di Indonesia. Di kompleks museum seluas 1,1 hektar ini, pengunjung dapat melihat ribuan wayang dari berbagai jenis, seperti wayang Purwa, Madya, Gedhoog, Klithik, Dupara, Diponegaran, Krucil, Golek, 100 Kurawa, dan masih banyak lagi.
Selain itu, museum ini juga memiliki berbagai macam koleksi wayang yang berumur ratusan tahun, seperti Wayang Golek Thengul, Wayang Madura, Bali, Lombok, hingga wayang modern seperti Wayang Perjuangan/Suluh dan Wayang Republik yang sering dipentaskan saat ini. Selain itu, terdapat juga berbagai macam koleksi topeng, busana wayang Wong, Wayang Suluh, dan patung Wayang Wong ukuran sebenarnya.
Museum Wayang Kekayon juga menyediakan berbagai fasilitas untuk pengunjung. Terdapat ruang auditorium dengan fasilitas audio visual yang digunakan untuk penjelasan awal bagi pengunjung. Selain itu, terdapat juga beberapa unit bangunan museum yang lebih kecil, seperti gedung induk dengan arsitektur Jawa lengkap dengan kuncung, pendapa, longkang, peringgitan, dan ndalem dengan sarean tengah. Selain itu, terdapat juga gedung pendapa yang luas yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti acara pernikahan, pertemuan, latihan kesenian, dan paket wisata makan malam sembari menyaksikan pagelaran wayang.
Salah satu daya tarik lain dari Museum Wayang Kekayon adalah koleksi astrologi wayang. Pengunjung dapat mencocokkan watak zodiaknya dengan karakter tokoh-tokoh wayang. Selain itu, museum ini juga menyediakan berbagai workshop yang dapat diikuti oleh pengunjung, seperti Workshop Wayang mulai dari Rp. 20.000,00 per orang, Workshop Mewarnai Wayang, Workshop Menggambar Wayang, dan Workshop Membuat Wayang.
Jam buka museum ini adalah Senin hingga Jumat pukul 08.30 – 14.00 WIB, Sabtu pukul 08.30 – 12.00 WIB, dan Minggu tutup (kecuali ada reservasi sebelumnya). Untuk biaya masuk, pelajar dan umum dikenakan biaya Rp. 7.000,- per orang, wisatawan asing dikenakan biaya Rp. 10.000,- per orang, dan biaya membawa kamera sebesar Rp. 10.000,-. Untuk rombongan, dapat menghubungi pengelola museum melalui konfirmasi sebelumnya.
Museum Wayang Kekayon juga memiliki fasilitas taman parkir yang luas, sehingga pengunjung dapat dengan nyaman mengunjungi museum ini. Selain itu, museum ini juga memiliki pendapa megah yang dapat digunakan untuk perayaan pernikahan, pameran, pertemuan, sarasehan, dan acara lainnya.
Museum Wayang Kekayon adalah tempat yang cocok untuk mengenal dan mengapresiasi kekayaan budaya bangsa Indonesia melalui seni wayang. Dengan berbagai macam koleksi yang dimilikinya, museum ini menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan, pelajar, dan masyarakat umum. Dengan adanya museum ini, diharapkan kesenian wayang dapat terus dilestarikan dan diapresiasi oleh generasi muda sebagai warisan budaya yang berharga.