Karya Fotografi sebagai Media Ekspresi dan Komunikasi



Pameran fotografi merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang banyak diminati oleh masyarakat. Melalui pameran, para fotografer dapat memperlihatkan karya-karya terbaik mereka kepada publik. Pameran fotografi juga memberikan kesempatan bagi fotografer pemula untuk memamerkan karya mereka dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat. Salah satu pameran fotografi yang menarik perhatian adalah Pajang Karya Fotografi dalam Nyrawung Yuk #4 yang diadakan di Kedai Srawung Saklawase Sonopakis Lor, Ngestiharjo, Kasihan-Bantul.

Pameran ini diikuti oleh sembilan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Yogyakarta, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Widya Mataram (UWM), dan Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa (UST). Mereka mempresentasikan karya fotografi dalam ukuran sedang, tidak lebih dari 60 cm. Sepuluh karya fotografi dengan berbagai aliran dan genre dipajang di gebyog berukuran 2,5 m x 13 m.

Menurut Jon Paul Irwan, penanggungjawab program Nyrawung Yuk, pilihan pada karya fotografi ini dilakukan karena karya fotografi masih jarang dipresentasikan di ruang publik, terutama yang melibatkan mahasiswa. Di Yogyakarta sendiri, meskipun terdapat banyak ruang presentasi karya dan acara seni, pameran fotografi yang melibatkan mahasiswa masih relatif sedikit. Biasanya, pameran fotografi dilakukan oleh fotografer profesional atau komunitas fotografi, dan itu pun tidak banyak. Oleh karena itu, Pajang Karya Fotografi dalam Nyrawung Yuk #4 menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk mempresentasikan karya mereka di ruang publik.

Perkembangan teknologi juga berdampak besar terhadap dunia fotografi. Dengan adanya teknologi digital, proses fotografi menjadi lebih mudah dan cepat. Hanya dengan menggunakan gawai pintar, seseorang bisa merekam foto-video dan mengolahnya secara digital. Hasilnya pun dapat dengan mudah disebarluaskan melalui internet. Namun, meskipun teknologi fotografi semakin maju, kreativitas tetap menjadi hal yang tidak bisa tergantikan dalam menghasilkan karya foto yang menarik secara artistik dan estetik.

Pada Pajang Karya Fotografi dalam Nyrawung Yuk #4, kesembilan mahasiswa tersebut memiliki kebebasan untuk mempresentasikan karya mereka tanpa tema tertentu. Salah satu karya yang menarik adalah karya berjudul ‘Senandika’ karya Wahyu Pradiptia dari UMY. Dalam karya tersebut, Wahyu berhasil membekukan gerakan tari mahasiswa Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta yang sedang mempresentasikan sebuah pertunjukan sebagai ujian akhir semester. Karya ini menggunakan genre fotografi panggung yang banyak diminati oleh para fotografer.

Selain itu, terdapat juga karya ‘Mengepul Harapan’ karya Shafana Daffa dari UMY. Dalam karya ini, Shafana memotretnya langsung pada panggung kehidupan nyata. Karya ini berhimpitan antara still life dan human interest. Selain itu, terdapat juga tiga karya foto lanskap dari Imam Wahyudi, Iryan Rahmadani Noviantaris, dan Muhammad Nazrie. Ketiganya menggunakan pendekatan yang berbeda dalam mengambil foto lanskap. Selanjutnya, terdapat juga karya ‘Dirandra’ karya Danenin Brenindadini Puspita yang mengeksplorasi fotografi potret dengan menangkap ekspresi anak-anak. Dan terakhir, terdapat karya dua fotografer yang menggunakan fotografi sebagai medium komunikasi, yaitu Muhammad Ghani Hadiatul Haq dan Yoga Hargutama.

Pameran fotografi ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dan juga pihak perguruan tinggi. Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi UMY, Erwan Sudiwijaya, menyambut baik kegiatan ini karena dapat memberikan tambahan portofolio bagi mahasiswa UMY yang tergabung dalam Fotka 053 dan PRC. Selain itu, pameran ini juga menjadi ajang silaturahmi antarkampus dan kolaborasi antarmahasiswa. Hal senada juga disampaikan oleh Puji Qomariyah dari UWM. Menurutnya, pameran fotografi adalah bagian dari ekspresi dan ruang mahasiswa untuk membaca realitas sosial. Selain itu, pengalaman pameran juga dapat menjadi portofolio penting bagi mahasiswa untuk masa depan.

Karya fotografi memiliki kelebihan dalam merekam peristiwa dan momen-momen yang aktual. Karya fotografi juga bisa menjadi medium komunikasi berbasis visual yang dapat membentuk opini publik. Oleh karena itu, pameran fotografi memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang ideal.

Pajang Karya Fotografi dalam Nyrawung Yuk #4 akan berlangsung hingga 2 Maret. Pameran ini menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk memamerkan karya terbaik mereka dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat. Diharapkan pameran fotografi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat mereka dalam bidang fotografi.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *