Yayasan Obor Indonesia
Pendiri Yayasan Obor
Yayasan Obor Indonesia didirikan oleh tiga orang pendiri yang memiliki visi dan misi yang sama dalam mengembangkan kebudayaan dan intelektualitas di Indonesia. Ketiga pendiri tersebut adalah Jakob Oetama, Mochtar Lubis, dan P.K. Ojong. Pendiri-pendiri ini memiliki latar belakang yang berbeda namun memiliki kecintaan yang sama terhadap kebudayaan dan sastra Indonesia.
Jakob Oetama merupakan seorang wartawan dan pengusaha media yang sangat aktif dalam dunia jurnalistik. Beliau adalah salah satu pendiri harian Kompas dan memiliki peran yang besar dalam perkembangan media di Indonesia. Selain itu, Jakob Oetama juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan dan kebudayaan di Indonesia.
Mochtar Lubis adalah seorang sastrawan dan wartawan yang terkenal. Beliau adalah salah satu tokoh penting dalam dunia sastra Indonesia dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Jakarta. Mochtar Lubis juga dikenal sebagai penulis buku “Hijau dan Merah” yang menggambarkan situasi politik di Indonesia pada masa itu.
P.K. Ojong adalah seorang intelektual dan aktivis yang memiliki peran penting dalam perkembangan kebudayaan Indonesia. Beliau adalah salah satu pendiri Lembaga Bahasa dan Budaya Indonesia (LBBI) yang bertujuan untuk melestarikan bahasa dan budaya Indonesia. P.K. Ojong juga aktif dalam kegiatan penerjemahan dan pengembangan sastra Indonesia.
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Yayasan Pustaka Obor Indonesia adalah lembaga yang didirikan oleh Yayasan Obor Indonesia dengan tujuan untuk mengembangkan kebudayaan dan intelektualitas melalui penerbitan buku-buku bermutu. Yayasan Pustaka Obor Indonesia berlokasi di Yogyakarta dan memiliki alamat Perum. Jombor Baru, Jl. Pajajaran Blok 2 No.21, Sleman Yogyakarta.
Yayasan Pustaka Obor Indonesia memiliki fokus utama dalam menerbitkan buku-buku dari berbagai bahasa ke dalam Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan dan informasi bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, Yayasan Pustaka Obor Indonesia juga memiliki kajian utama mengenai buku-buku tentang kemanusiaan dan hak asasi manusia.
Yayasan Pustaka Obor Indonesia didirikan sebagai badan hukum pada tahun 1978. Sejak itu, lembaga ini telah aktif dalam berbagai kegiatan penerbitan dan pengembangan intelektual di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia adalah dengan menerjemahkan buku-buku terpilih ke dalam Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperluas wacana intelektual di Indonesia dan memperkenalkan bidang ilmu tertentu kepada masyarakat Indonesia.
Selain itu, Yayasan Pustaka Obor Indonesia juga memiliki peran dalam membantu lembaga-lembaga lain menerbitkan hasil penelitian mereka dalam bentuk buku. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperluas akses terhadap pengetahuan dan informasi yang dihasilkan oleh lembaga penelitian di Indonesia. Dengan adanya bantuan dari Yayasan Pustaka Obor Indonesia, lembaga-lembaga penelitian dapat mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam bentuk buku yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Laporan UNESCO tentang Fenomena ‘Lapar Buku’
Pada tahun 1973, UNESCO merilis laporan yang menunjukkan adanya fenomena yang disebut sebagai ‘lapar buku’ di Indonesia. Fenomena ini menggambarkan kondisi di mana masyarakat Indonesia memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap buku namun pasokan buku yang ada masih sangat terbatas. Fenomena ‘lapar buku’ ini menjadi perhatian serius bagi Yayasan Pustaka Obor Indonesia, dan menjadi salah satu alasan pendirian lembaga ini.
Dalam menanggapi fenomena ‘lapar buku’ ini, Yayasan Pustaka Obor Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan buku. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membantu penerbit lokal agar dapat menghasilkan buku-buku berbahasa Indonesia tentang masalah-masalah penting dalam masyarakat. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan akses terhadap buku-buku yang relevan dengan kondisi sosial, politik, dan budaya di Indonesia.
Selain itu, Yayasan Pustaka Obor Indonesia juga aktif dalam menghadirkan buku-buku terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia. Buku-buku terjemahan ini tidak hanya diterjemahkan secara akurat namun juga dilengkapi dengan kata pengantar yang memunculkan wacana intelektual yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan dan memperluas pemahaman mengenai bidang ilmu tertentu di kalangan perguruan tinggi dan masyarakat luas.
Salah satu prinsip utama yang dipegang oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia dalam melakukan kegiatan penerbitan adalah kepentingan pembaca. Yayasan ini menyadari bahwa buku-buku yang diterbitkan haruslah terjangkau oleh pembaca, terutama oleh para mahasiswa dan pembaca non-mahasiswa. Oleh karena itu, buku-buku yang diterbitkan oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia dijual dengan harga subsidi agar dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.
Dalam menjalankan misinya, Yayasan Pustaka Obor Indonesia juga bekerja sama dengan berbagai lembaga dan institusi lain di Indonesia. Kolaborasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memperluas jaringan dan memperkuat upaya dalam mengembangkan kebudayaan dan intelektualitas di Indonesia. Dengan adanya kerjasama ini, Yayasan Pustaka Obor Indonesia dapat lebih efektif dalam menyebarkan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat luas.
Kesimpulan
Yayasan Pustaka Obor Indonesia merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam mengembangkan kebudayaan dan intelektualitas di Indonesia. Melalui kegiatan penerbitan buku-buku bermutu, Yayasan Pustaka Obor Indonesia turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan pengetahuan dan informasi yang berkualitas.
Dalam perjalanan sejarahnya, Yayasan Pustaka Obor Indonesia telah berhasil menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga dan institusi di Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen dan dedikasi Yayasan Pustaka Obor Indonesia dalam mengembangkan kebudayaan dan intelektualitas di Indonesia.
Dengan terus melakukan kegiatan penerbitan buku-buku bermutu, Yayasan Pustaka Obor Indonesia diharapkan dapat terus memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan kebudayaan dan intelektualitas di Indonesia. Melalui penyebaran pengetahuan dan informasi yang berkualitas, Yayasan Pustaka Obor Indonesia dapat membantu masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik.