Destinasi wisata Litto atau Little Tokyo di kawasan Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, akan segera hadir sebagai salah satu destinasi wisata baru yang menarik di wilayah Bantul, Yogyakarta. Mengusung konsep negeri Sakura, Litto akan memberikan pengalaman yang unik dan menarik bagi pengunjungnya. Dengan berada di antara gugusan bukit dan hamparan hijau pepohonan yang menyegarkan mata, Litto akan menghadirkan suasana alam yang menenangkan dan menyejukkan.
Litto dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar dan akan memiliki berbagai fasilitas yang akan memanjakan pengunjungnya. Selain restoran yang akan menyajikan makanan khas Jepang, Litto juga akan memiliki resort serta kolam renang air hangat. Kolam renang air hangat ini merupakan yang pertama kalinya ada di Yogyakarta dan akan menghadap ke arah perbukitan hijau yang pasti dapat menambah rileks pengunjung. Terinspirasi dari pemandian air panas atau Onsen yang ada di Jepang, kolam renang ini memiliki kedalaman sekitar 80-120 centimeter dan memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan seperti memperlancar sirkulasi darah dan membuat pengunjung merasa rileks setelah beraktivitas.
Selain menawarkan fasilitas yang lengkap, Litto juga memiliki keunggulan berlokasi di kawasan Dlinggo yang merupakan kawasan wisata terintegrasi. Pengunjung Litto dapat mengunjungi berbagai tempat wisata di sekitar Litto seperti Puncak Becici, Hutan Pinus, Kebun Buah Mangunan, dan desa wisata kerajinan bambu. Selain itu, Litto juga menawarkan pemandangan yang indah seperti Gunung Sumbing, Gunung Merapi, serta batas cakrawala dari Pantai Samas. Sensasi dingin berkabut di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam pada sore hari akan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Litto.
Untuk fasilitas menginap, Litto resort akan menyediakan sebanyak 18 kamar dan 10 bungalow yang dapat disewa oleh pengunjung. Pengunjung dapat memilih jenis akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Dengan adanya berbagai pilihan akomodasi, pengunjung dapat merasa nyaman dan puas selama menginap di Litto.
Saat ini, pembangunan Litto masih dalam tahap penyelesaian dan rencananya akan diluncurkan pada kuartal akhir tahun 2021. Dalam proses pembangunan, Litto juga memperhatikan aspek sosial dan kelestarian lingkungan. Litto memprioritaskan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan mengadopsi konsep pembangunan yang ramah lingkungan (green construction). Selain itu, dalam proses pembangunan hingga operasional, Litto juga akan memberdayakan masyarakat sekitar Desa Muntuk. Dengan melibatkan masyarakat lokal, Litto ingin memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, Litto juga akan menjalin kerja sama dengan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan sejumlah stakeholder untuk meningkatkan atraksi wisata dan memberikan ruang ekspresi bagi pengrajin, seniman, dan komunitas lokal. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan budaya lokal serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap berkarya dan mengembangkan potensi mereka.
Pada peluncuran perdana, Litto akan membuka dua fasilitas yaitu Asakusa Restoran dan kolam renang air hangat Litto Onsen untuk umum. Dengan adanya fasilitas ini, pengunjung dapat menikmati makanan khas Jepang yang autentik serta merasakan sensasi berendam di kolam renang air hangat yang menenangkan.
Dengan segala fasilitas dan keunggulannya, Litto diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bantul, Yogyakarta. Litto akan memberikan pengalaman yang berbeda dan menarik bagi pengunjungnya. Dengan suasana alam yang menenangkan dan pemandangan yang indah, Litto menjadi tempat yang tepat untuk berlibur dan melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Litto ketika berkunjung ke Bantul, Yogyakarta.