Warung Gudeg Bu Djuminten adalah salah satu tempat makan yang terkenal di kota Jogja. Warung ini terletak di Jalan Asem Gede 14 / Jalan Kranggan 69 Jogja. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor telepon (0274) 561151 / 6619000 / 081227560000.
Warung Gudeg Bu Djuminten memiliki cerita menarik di baliknya. Dulu, ada seorang kerabat keraton Jogja bernama Bandoro (Ndoro) Purbo. Ndoro Purbo setiap hari datang ke warung gudeg Bu Djuminten untuk mengemis. Anehnya, setiap kali diberi gudeg, makanan itu tidak dimakan melainkan dibuang di pinggir jalan. Lebih aneh lagi, Bu Djuminten tidak marah. Hal ini karena ia tahu bahwa Ndoro Purbo sudah hilang ingatan.
Konon, Ndoro Purbo mengalami keadaan naas tersebut karena kutukan ayahnya. Saat itu ada hajatan di keraton, dan ayahnya memintanya merapikan kursi-kursi. Namun, bukannya segera dikerjakan, Ndoro Purbo malah menjentikkan jari ke meja dan kursi. Ayahnya murka dan mengatakan, “Pancen edan Purbo kuwi” (Purbo itu memang gila). Sejak saat itu, Ndoro Purbo kehilangan ingatan.
Selama hidupnya, Bu Djuminten merawat dan mengasihi Ndoro Purbo sampai ia meninggal dan dimakamkan di Karang Kabotan, sebelah timur Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara. Karena kebaikan hati Bu Djuminten, warung yang ada di kawasan Pecinan ini menjadi terkenal. Cerita ini berkembang pada tahun 1960-an.
Salah satu keistimewaan dari Warung Gudeg Bu Djuminten adalah rasa gudegnya. Arennya gurih, nangkanya manis, dan empuk. Usaha ini telah dirintis sejak tahun 1926 dan tetap istimewa hingga saat ini. Rasa gudeg yang biasanya sangat manis dan dapat membuat eneg, di sini lebih gurih dan terasa enteng di perut.
Selain itu, bangunan warung ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Rumah yang digunakan sebagai warung memiliki gaya klasik dan modern. Bangunannya serupa dengan rumah-rumah jaman dulu di jalan Poncowinatan, Kranggan, dan Pakuningratan. Ciri khasnya adalah daun jendela yang lebar dengan pintu yang kedua sisinya bisa dibuka keluar. Terdapat pula dua tulisan dalam aksara Jawa yang berarti terima kasih (matur nuwun) dan selamat datang (sugeng rawuh), menunjukkan kearifan lokal yang ada dalam bangunan ini.
Menu-menu yang disajikan di Warung Gudeg Bu Djuminten pun beragam. Salah satu menu andalannya adalah Nasi Gudeg dengan aneka pilihan lauk. Gudeg juga disajikan dalam wadah kendil atau dalam box. Harga menu berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 40.000. Selain itu, tersedia pula aneka minuman dengan harga berkisar antara Rp 1.500 hingga Rp 7.000.
Warung Gudeg Bu Djuminten buka mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Jadi, Anda dapat datang kapan pun untuk menikmati hidangan lezat ini. Bagi yang ingin mengunjungi warung ini, cara menuju ke sana cukup mudah. Jika Anda berada di jalan Laksda Adi Sucipto atau Jalan Solo, Anda dapat terus ke barat hingga tiba di tugu Pal Putih. Dari tugu Pal Putih, terus ke barat melewati jalan Pangeran Diponegoro hingga sampai di pertigaan di mana terdapat hotel Amaris di sisi kiri. Dari pertigaan tersebut, belok ke kanan (utara) dan setelah sekitar 100 meter, Warung Gudeg Bu Djuminten akan terlihat di sebelah kanan (timur) jalan.
Bagi yang ingin pesan antar atau bertanya mengenai menu, Warung Gudeg Bu Djuminten juga menyediakan nomor telepon yang dapat dihubungi, yaitu (0274) 561151 / 6619000 / 081227560000. Jadi, Anda dapat dengan mudah menghubungi mereka untuk memesan atau mendapatkan informasi lebih lanjut.
Selain itu, Warung Gudeg Bu Djuminten juga memiliki galeri foto yang dapat Anda cek untuk melihat lebih banyak gambar mengenai warung ini.
Dengan segala daya tarik yang dimilikinya, Warung Gudeg Bu Djuminten adalah tempat makan yang patut untuk dikunjungi di Jogja. Selain menikmati makanan yang lezat, Anda juga dapat merasakan nuansa tradisional dan klasik yang kental dalam bangunan dan suasana warung ini. Tidak heran jika warung ini menjadi salah satu tujuan utama wisata kuliner di Jogja. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba gudeg yang istimewa ini ketika Anda berkunjung ke Jogja.