Warung Gudeg Bu Djuminten



Warung Gudeg Bu Djuminten adalah salah satu warung makan yang terletak di Jalan Asem Gede 14 / Jalan Kranggan 69 Jogja. Warung ini dikenal dengan kelezatan gudegnya yang istimewa dan memiliki cerita menarik di baliknya. Warung ini telah berdiri sejak tahun 1926 dan berhasil mempertahankan kelezatan gudegnya hingga saat ini.

Cerita di balik kelezatan gudeg Bu Djuminten ini sangat menarik. Dulu, ada seorang kerabat keraton Jogja bernama Bandoro (Ndoro) Purbo yang datang setiap hari ke warung gudeg Bu Djuminten untuk mengemis. Hal yang aneh adalah setiap kali diberi gudeg, Ndoro Purbo tidak memakannya melainkan membuangnya di pinggir jalan. Meskipun demikian, Bu Djuminten tidak marah karena ia tahu bahwa Ndoro Purbo sudah kehilangan ingatan.

Konon, Ndoro Purbo mengalami keadaan naas tersebut karena kutukan ayahnya. Pada suatu hari, saat ada hajatan di keraton, ayahnya memintanya untuk merapikan kursi-kursi. Namun, bukannya segera mengerjakannya, Ndoro Purbo malah menjentikkan jari ke meja dan kursi. Ayahnya menjadi marah dan berkata, “Pancen edan Purbo kuwi” yang berarti “Purbo itu memang gila”. Sejak saat itu, Ndoro Purbo kehilangan ingatannya.

Selama hidupnya, Bu Djuminten dengan baik hati mengasihi dan merawat Ndoro Purbo sampai ia meninggal dan dimakamkan di Karang Kabotan, sebelah timur Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara. Karena kebaikan hati Bu Djuminten, warung yang terletak di kawasan Pecinan ini menjadi terkenal dan memiliki cerita yang berkembang di tahun 1960-an.

Selain cerita yang menarik, gudeg Bu Djuminten juga memiliki kelezatan yang istimewa. Biasanya, gudeg memiliki rasa yang sangat manis dan eneg, namun di warung ini, gudegnya lebih gurih dan terasa lebih enteng di perut. Rasanya yang gurih dan nangka yang manis serta empuk membuat gudeg Bu Djuminten menjadi favorit banyak orang.

Tidak hanya kelezatan rasanya, warung ini juga memiliki bangunan yang klasik dan membuat pengunjung betah. Rumah yang sekarang digunakan sebagai warung memiliki gaya klasik dan modern. Bangunannya mirip dengan rumah-rumah jaman dulu di jalan Poncowinatan, Kranggan, dan Pakuningratan. Daun jendelanya lebar dengan model pintu yang kedua sisinya dibuka ke luar, menunjukkan ciri bangunan yang sangat “Njawani”. Selain itu, terdapat dua tulisan dalam aksara Jawa yang berarti “terima kasih” (matur nuwun) dan “selamat datang” (sugeng rawuh) yang menambah kesan tradisional pada bangunan tersebut.

Menu yang ditawarkan di warung gudeg Bu Djuminten sangat beragam. Tersedia nasi gudeg dengan pilihan aneka lauk, gudeg dalam wadah kendil, atau gudeg dalam box dengan harga berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 40.000. Selain itu, terdapat juga aneka minuman dengan harga berkisar antara Rp 1.500 hingga Rp 7.000. Dengan harga yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati kelezatan gudeg Bu Djuminten dengan pilihan menu yang sesuai dengan selera masing-masing.

Warung gudeg Bu Djuminten buka antara pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Dengan waktu operasional yang panjang, pengunjung dapat datang kapan saja untuk menikmati gudeg yang lezat ini. Untuk mencapai warung ini, jika Anda berada di jalan Laksda Adi Sucipto atau Jalan Solo, Anda dapat terus ke barat sampai tiba di Tugu Pal Putih. Dari Tugu Pal Putih, terus ke barat melewati jalan Pangeran Diponegoro hingga tiba di pertigaan dimana ada hotel Amaris di sisi kiri. Dari pertigaan tersebut, belok ke kanan (utara) dan sekitar 100 meter kemudian, warung gudeg Bu Djuminten berada di sebelah kanan (timur) jalan.

Jika Anda ingin memesan antar atau memiliki pertanyaan mengenai menu yang tersedia, Anda dapat menghubungi nomor telepon (0274) 561151 / 6619000 / 081227560000. Pihak warung akan dengan senang hati membantu Anda dengan pesanan atau pertanyaan yang Anda miliki.

Selain informasi yang telah disebutkan di atas, warung gudeg Bu Djuminten juga memiliki galeri foto yang dapat Anda lihat. Dalam galeri foto tersebut, Anda dapat melihat suasana warung serta kelezatan gudeg yang disajikan.

Warung Gudeg Bu Djuminten adalah tempat makan yang wajib dikunjungi bagi pecinta gudeg. Kelezatan gudegnya yang istimewa, cerita di baliknya yang menarik, bangunan yang klasik dan membuat betah, serta pelayanan yang ramah membuat warung ini menjadi favorit banyak orang. Dengan harga yang terjangkau dan waktu operasional yang panjang, Anda dapat menikmati gudeg Bu Djuminten kapan saja. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi gudeg Bu Djuminten ketika Anda berada di Jogja.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *