Wajah Terbaru Stadion Mandala Krida Yogyakarta
Stadion Mandala Krida telah diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkobuwono X pada Kamis (10/1) lalu. Stadion yang merupakan markas Tim Sepak Bola PSIM ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang sangat mumpuni.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kadarmanta Bagaskara Aji mengatakan bahwa Stadion Mandala Krida saat ini telah memiliki beragam tempat olahraga terbaru.
“Venue terbaru yang dimiliki Stadion Mandala Krida saat ini antara lain panjat tebing, volley pantai, sepatu roda, balap motor, bola basket, dan venue atletik yang berstandar Internasional,” jelasnya.
Untuk menambah kesempurnaan Stadion Mandala Krida, Disdikpora berencana akan melengkapinya dengan berbagai prasarana seperti lampu stadion, video tron skor board, kursi di tribun utama, hingga fasilitas umum seperti pusat jajanan. Semua itu rencananya akan direalisasikan hingga tahun 2020 mendatang, tambah Baskara.
Stadion Mandala Krida saat ini dianggap sekelas dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang berada di Jakarta dari segi fasilitas penunjang hingga kelengkapan venue olahraga yang ada.
Baskara menuturkan, pengerjaan stadion akan terus dipercepat penyelesaiannya terutama bangunan utama stadion agar lebih modern dan berkelas dunia.
Jenis rumput Zoyzia Matrella Linn Mer ditanam di sekeliling lapangan sepak bola dan rumput tersebut memiliki kualitas yang sama dengan rumput Stadion GBK. Sedangkan untuk lintasan atletik, menggunakan bahan sintetis dengan dua warna yaitu peach dan merah.
“Lapangan sepak bola dan lintasan atletik Mandala Krida saat ini telah bertaraf Internasional yang dinilai terbaik se-Indonesia,” tutur Baskara.
Gubernur DIY Sultan HB X berharap dengan diresmikannya Stadion Mandala Krida dapat meningkatkan prestasi para atlet DIY.
“Selalu junjung tinggi nilai sportifitas dalam setiap pertandingan dan jangan sampai digunakan untuk kegiatan lain yang nantinya dapat merusak fasilitas yang sudah dibangun sebaik ini,” pesan pria yang akrab disapa Ngarso Ndalem tersebut.
Direncanakan Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2019 akan digelar di stadion yang mampu menampung kurang lebih 25.000 penonton ini.
Stadion Mandala Krida merupakan salah satu stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Yogyakarta dan DIY. Dengan diresmikannya stadion ini, diharapkan akan semakin meningkatkan prestasi olahraga di daerah ini.
Stadion Mandala Krida telah mengalami transformasi yang cukup signifikan. Dulu, stadion ini hanya memiliki fasilitas yang standar, namun sekarang menjadi stadion yang modern dan memiliki fasilitas lengkap. Hal ini tidak hanya berdampak positif pada prestasi para atlet, tetapi juga meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga.
Dalam upaya meningkatkan kualitas fasilitas stadion, Disdikpora DIY terus berupaya untuk melengkapi stadion ini dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai. Salah satu yang sudah direalisasikan adalah penambahan tempat olahraga terbaru seperti panjat tebing, volley pantai, sepatu roda, balap motor, bola basket, dan venue atletik yang berstandar Internasional.
Selain itu, Disdikpora juga merencanakan untuk melengkapi stadion ini dengan prasarana seperti lampu stadion, video tron skor board, kursi di tribun utama, hingga fasilitas umum seperti pusat jajanan. Semua ini diharapkan dapat selesai dan beroperasi pada tahun 2020 mendatang.
Stadion Mandala Krida saat ini dianggap sekelas dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang berada di Jakarta. Hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan bagi DIY, karena stadion ini dapat menjadi tempat yang mampu menggelar pertandingan olahraga dengan fasilitas yang lengkap.
Baskara, selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, mengatakan bahwa pengerjaan stadion akan terus dipercepat penyelesaiannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bangunan utama stadion ini dapat selesai dengan cepat dan memiliki desain yang modern serta berkelas dunia.
Selain itu, Baskara juga mengungkapkan bahwa lapangan sepak bola dan lintasan atletik di Stadion Mandala Krida saat ini telah bertaraf Internasional. Kualitas rumput yang digunakan sama dengan rumput Stadion GBK, sedangkan untuk lintasan atletik menggunakan bahan sintetis dengan dua warna yaitu peach dan merah. Hal ini menandakan bahwa stadion ini telah memenuhi standar internasional dalam hal fasilitas olahraga.
Gubernur DIY Sultan HB X berharap dengan diresmikannya Stadion Mandala Krida ini dapat meningkatkan prestasi para atlet DIY. Beliau juga mengingatkan agar selalu menjunjung tinggi nilai sportifitas dalam setiap pertandingan dan tidak memanfaatkan stadion ini untuk kegiatan lain yang dapat merusak fasilitas yang sudah dibangun dengan baik.
Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2019 direncanakan akan digelar di Stadion Mandala Krida. Hal ini menunjukkan bahwa stadion ini memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung penonton. Dengan adanya Porda, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga dan menjadikan DIY sebagai pusat olahraga yang berkualitas.
Stadion Mandala Krida bukan hanya menjadi tempat untuk menggelar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Yogyakarta. Stadion ini menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk mendukung tim sepak bola PSIM dan juga tempat untuk berolahraga dan melepas penat.
Dengan adanya stadion yang lengkap dan memiliki fasilitas yang baik, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga. Sehingga, prestasi olahraga DIY dapat terus meningkat dan menjadi yang terbaik di Indonesia.
Stadion Mandala Krida telah menjadi ikon baru bagi Yogyakarta. Dengan fasilitas yang lengkap dan bertaraf Internasional, stadion ini siap menjadi tempat yang ideal untuk menggelar berbagai macam pertandingan olahraga. Selain itu, stadion ini juga dapat menjadi tempat yang nyaman bagi penonton dengan adanya fasilitas seperti lampu stadion, video tron skor board, kursi di tribun utama, dan pusat jajanan.
Melalui stadion ini, DIY dapat terus mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga. Diharapkan, dengan adanya stadion yang modern dan berkelas dunia ini, para atlet DIY dapat berlatih dan berkompetisi dengan lebih baik. Selain itu, stadion ini juga dapat menjadi tempat yang menginspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi dalam bidang olahraga.
Stadion Mandala Krida adalah bukti nyata bahwa DIY adalah daerah yang serius dalam mengembangkan olahraga. Dengan kehadiran stadion ini, DIY dapat menjadi pusat olahraga yang berkualitas dan dapat menggelar berbagai macam pertandingan skala nasional maupun internasional.
Pada akhirnya, Stadion Mandala Krida adalah aset berharga bagi DIY. Stadion ini bukan hanya tempat untuk menggelar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi tempat yang membanggakan bagi masyarakat Yogyakarta. Dengan adanya stadion ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga dan menjadikan DIY sebagai pusat olahraga yang berkualitas.