Tunqu Nangkring: Menikmati Kelezatan Pizza dengan Konsep Kaki Lima
Tunqu Nangkring, sebuah kedai kuliner yang terletak di Jalan Mangkubumi, Gowongan, Yogyakarta, menawarkan pengalaman unik dalam menikmati pizza. Dengan konsep kaki lima, Tunqu Nangkring berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner di Yogyakarta. Salah satu hal yang membuat pizza di kedai ini begitu istimewa adalah penggunaan tungku besar dalam proses pembuatan pizza.
Herry, pemilik usaha kuliner Tunqu Nangkring, menjelaskan bahwa tungku besar yang digunakan dalam proses pembuatan pizza tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pembeli. Proses pemanggangan yang dilakukan di atas tungku besar ini memberikan sensasi tersendiri dan menjadi pemandangan menarik bagi para pembeli. Tak jarang, mereka mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan gawai mereka.
“Tunqu nangkring itu kan tungku yang nangkring di atas anhang,” jelas Herry kepada Gudegnet, Kamis (25/3).
Konsep kaki lima yang diusung oleh Tunqu Nangkring bukan tanpa alasan. Herry menjelaskan bahwa alasan utama di balik pemilihan konsep ini adalah agar pizza dapat dinikmati oleh semua kalangan. Selama ini, pizza dianggap sebagai makanan mahal yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Dengan konsep kaki lima, harga pizza bisa ditekan sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Dalam operasional warung kuliner ini, Herry dibantu oleh adik-adiknya.
Dough atau adonan untuk membuat pizza sudah disiapkan oleh Herry sendiri dari rumah. Di kedai ini, mereka hanya melakukan proses pemanggangan dan memberikan topping pada pizza. Semua bahan dasar yang digunakan untuk membuat pizza di Tunqu Nangkring adalah hand made atau dibuat secara manual. Saus concase yang digunakan dalam pizza ini dibuat dengan sedikit rasa manis untuk menyesuaikan dengan lidah orang Jawa yang cenderung menyukai makanan yang manis. Hal ini memberikan keunikan tersendiri pada pizza di Tunqu Nangkring. Pizza Italia, menurut Herry, umumnya memiliki rasa yang agak asam. Dengan sedikit modifikasi tersebut, pizza di Tunqu Nangkring dapat diterima oleh berbagai kalangan, termasuk wisatawan asing. Bahkan, tidak sedikit wisatawan asing atau mahasiswa pertukaran pelajar dari luar negeri yang sering mampir ke kedai ini untuk menikmati pizza yang lezat.
Tunqu Nangkring menawarkan 12 varian menu yang unik dan menarik. Nama-nama menu di sini dibuat dengan sangat lokal, seperti empat menu yang menjadi best seller: Sarang Lemak, Londo Edan, Gagal Diet, dan Keju Thok. Sarang Lemak terbuat dari keju mozarella, irisan iga sapi (beef strips), daging sapi (beef chops), nanas, tomat, bawang bombay, lada hitam, oregano, dan daun basil. Sementara Keju Thok terbuat dari mozarella, lada hitam, oregano, dan daun basil. Nama-nama menu lainnya juga tidak kalah unik, seperti Sakarepmu, Iwak Segoro, Pitik Angrem, dan Daging Kemebul. Herry memilih nama-nama tersebut agar mudah diingat oleh para pembeli. Untuk memudahkan pelafalan, pizza dalam daftar menu ditulis dengan \’pitza\’.
Tunqu Nangkring buka sejak Desember 2017 dan sebelum pandemi, kedai ini selalu ramai dengan pembeli yang rela mengantri selama 2-3 jam untuk bisa menikmati pizza mereka. Namun, dengan adanya pandemi, antrean menjadi lebih teratur dan waktu tunggu menjadi lebih singkat. Herry mengatakan bahwa mereka telah menemukan trik untuk mengatasi antrean yang panjang. Saat ini, waktu antrean terpanjang hanya sekitar 45 menit.
Harga pizza di Tunqu Nangkring berkisar antara Rp 37.000 hingga Rp 45.000. Setiap buah pizza dibagi menjadi delapan potong, sehingga bisa dinikmati oleh sekelompok orang. Tunqu Nangkring buka setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 16.30 hingga 22.00. Lokasinya berada di selatan Hotel Grand Zuri, sangat mudah dijangkau oleh para pengunjung.
Tunqu Nangkring adalah tempat yang tepat untuk para pecinta kuliner yang ingin menikmati pizza dengan cara yang berbeda. Konsep kaki lima yang diusung oleh Tunqu Nangkring membuat pizza bisa dinikmati oleh semua kalangan. Dengan berbagai varian menu yang unik dan harga yang terjangkau, Tunqu Nangkring menjadi pilihan yang menarik bagi para wisatawan asing maupun lokal yang ingin menikmati kuliner khas Yogyakarta. Jadi, bagi Anda yang sedang berada di Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi pizza lezat di Tunqu Nangkring.