“The Tarix Jabrix”, Geng Motor yang Sopan

Heading 2: Film “Tarix Jabrix” sebagai Alternatif Mengubah Citra Buruk Geng Motor di Kota Kembang Bandung

Heading 3: Inspirasi dari Pemberitaan Miring

Film “Tarix Jabrix” merupakan hasil dari inspirasi sutradara muda Iqbal Rais yang terdorong oleh citra buruk geng motor di Kota Kembang Bandung. Beberapa waktu lalu, sejumlah pemberitaan miring di berbagai media telah membentuk pandangan negatif terhadap geng motor. Hal ini kemudian menjadi motivasi bagi Iqbal Rais untuk menciptakan sebuah film yang dapat menjadi counter bagi keberadaan geng motor tersebut.

Dalam pembuatan film ini, Iqbal Rais mendapatkan dukungan dari Starvision dan Hanung Bramantyo. Mereka semua tertarik untuk mengangkat cerita tentang geng motor dari sudut pandang yang berbeda. Tujuannya adalah untuk mengubah citra buruk yang melekat pada geng motor dan membuktikan bahwa mereka juga dapat bersikap sopan dan ramah kepada setiap orang.

Heading 3: Jumpa Pers Film “Tarix Jabrix”

Dalam jumpa pers film “Tarix Jabrix” yang diadakan di Tora Bistro, Ambarrukmo Plaza, Iqbal Rais menjelaskan bahwa film ini merupakan upaya untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap geng motor di Bandung. Ia menyatakan bahwa masyarakat hanya melihat geng motor sebagai kelompok pembuat onar saja. Namun, dalam film ini, geng motor justru ditampilkan sebagai sosok yang sopan dan ramah.

Film “Tarix Jabrix” memiliki durasi 95 menit dan dikemas dalam format yang ringan dan menghibur. Film ini menampilkan sebuah band dari Kota Bandung, The Changcuters, sebagai pemeran utama. Menurut Iqbal Rais, The Changcuters dipilih karena memiliki image yang terkesan culun dan dekat dengan motor dalam kehidupan sehari-hari.

Heading 3: The Changcuters sebagai Bintang Utama

The Changcuters, band asal Kota Bandung, merupakan bintang utama dalam film ini. Mereka tidak hanya berperan dalam film untuk mengembalikan citra geng motor yang negatif, tetapi juga sebagai promosi album perdana mereka yang juga menjadi soundtrack film komedi ini. Naskah film ini ditulis oleh Hilman Mutasi, Reza Kelink, dan Sofyan.

Tria The Changcuters, vokalis band ini, menyatakan bahwa geng motor di Bandung memang telah ada sejak lama. Namun, beberapa oknum telah merusak citra geng motor dengan aksi brutal mereka. Dalam film “Tarix Jabrix”, The Changcuters berperan sebagai geng motor yang sopan dan jauh dari kesan negatif yang melekat pada mereka.

Heading 3: Aktor Pendukung Film “Tarix Jabrix”

Selain menampilkan The Changcuters, film “Tarix Jabrix” juga didukung oleh sejumlah aktor ternama seperti Carrisa Puteri, Francine Roosenda, Ariyo Bayu, Andrew, Edi Brokoli, Iga Mawarni, dan Sam Bimbo. Keberadaan aktor-aktor ini memberikan kekuatan lebih pada film ini dan semakin memperkaya cerita tentang geng motor yang ingin diubah citranya.

Film “Tarix Jabrix” dapat disaksikan di bioskop sejak tanggal 17 April 2008. Dalam film ini, penonton akan disuguhkan dengan cerita yang ringan, menghibur, dan mengajak untuk melihat sisi lain dari geng motor di Kota Bandung. Film ini diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap geng motor dan memberikan pesan bahwa tidak semua geng motor memiliki perilaku negatif.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *