Synesius Subalidinata

Synesius Subalidinata

Ulasan

Synesius Subalidinata dahulu merupakan staff pengajar di jurusan Sastra Jawa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pensiun semenjak 1997 namun perjuangannya tidak berhenti disitu saja. Terakhir, ia mengeluarkan buku pelajaran Bahasa Jawa untuk pelajar SMA tahun 2009. Diusia yang sudah tidak muda tersebut, ia masih memendam kegelisahan terhadap generasi muda yang mulai meninggalkan Bahasa Jawa sebagai alat komunikasi sehari-hari.

“Sebagai seorang ahli Sastra Jawa, saya merasa sangat prihatin melihat Bahasa Jawa yang semakin terpinggirkan dan diambang kepunahan. Orang tua lebih suka mengajarkan anak-anaknya dengan Bahasa Indonesia, ditambah lagi ahli Sastra Jawa semakin minim,” sesal Synesius.

Sejak tahun 1970, lembaga pendidikan dasar dan menengah di Indonesia mulai menganggap Bahasa Jawa tidak penting untuk diajarkan secara luas. Bahasa Jawa hanya diajarkan secara fakultatif saja. Perlakuan tersebut berlangsung hingga awal 2000-an dan berakibat pada kemampuan anak didik yang semakin memprihatinkan dalam menggunakan Bahasa Jawa. Hal ini menimbulkan perasaan iba terhadap generasi bangsa yang akhirnya memotivasi Synesius beserta tim kecilnya untuk mendirikan sebuah lembaga yang diberi nama Javanologi.

Lembaga Javanologi bertujuan untuk membuka kesadaran masyarakat akan arti pentingnya pengkajian, perlindungan, pengembangan, pelestarian, dan pemanfaatan nilai-nilai sejarah, budaya, seni, dan film Jawa. Dengan adanya lembaga ini, diharapkan masyarakat akan memiliki sikap yang lebih peduli dan mempertahankan budaya Jawa, serta tidak terpengaruh dengan budaya global yang bersifat negatif.

Pada saat masih bertugas di UGM, Synesius juga sering menulis buku pelajaran yang berhubungan dengan Sastra Jawa. Dalam pandangannya, ia berharap agar Bahasa Jawa janganlah dipandang sebelah mata. Bahasa Jawa merupakan pelajaran yang penting dan tidak boleh dikesampingkan. Bahkan, Synesius berharap agar pelajaran Bahasa Jawa tidak hanya menjadi muatan lokal, tetapi juga diapresiasi oleh generasi masa kini.

Atas keteladanan dan kontribusinya dalam melestarikan Bahasa Jawa dan budaya Jawa, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Yogyakarta, menobatkan Synesius sebagai tokoh penerima anugerah kategori bidang sastra budaya tahun 2013.

Pendidikan Bahasa Jawa di Indonesia

Pada tahun 1970-an, lembaga pendidikan dasar dan menengah di Indonesia mulai mengurangi porsi pengajaran Bahasa Jawa. Bahasa Jawa hanya diajarkan secara fakultatif atau pilihan, sementara Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama yang diajarkan. Hal ini terjadi karena adanya pemikiran bahwa Bahasa Jawa hanya memiliki nilai lokal dan tidak berguna di tingkat nasional.

Keputusan ini berdampak pada penggunaan dan pemahaman Bahasa Jawa oleh generasi muda. Banyak anak-anak yang tidak mengerti atau tidak bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa. Bahasa Jawa menjadi terpinggirkan dan dianggap kurang penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama yang digunakan di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini semakin memprihatinkan. Generasi muda yang tumbuh dewasa lebih memilih menggunakan Bahasa Indonesia daripada Bahasa Jawa. Mereka lebih nyaman menggunakan bahasa yang dianggap lebih modern dan universal. Bahasa Jawa menjadi semakin terpinggirkan dan terancam punah.

Perjuangan Synesius Subalidinata

Synesius Subalidinata adalah salah satu tokoh yang tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Meskipun sudah pensiun sebagai pengajar di Universitas Gadjah Mada, Synesius masih aktif dalam menjaga dan melestarikan Bahasa Jawa. Ia merasa prihatin melihat generasi muda yang mulai meninggalkan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.

Dalam usia yang tidak muda lagi, Synesius tetap bersemangat untuk berjuang. Ia mengeluarkan buku pelajaran Bahasa Jawa untuk pelajar SMA pada tahun 2009. Buku tersebut ditulis dengan harapan agar generasi muda dapat belajar dan menggunakan Bahasa Jawa dengan baik.

Selain itu, Synesius juga mendirikan lembaga Javanologi. Lembaga ini bertujuan untuk mengkaji, melindungi, mengembangkan, melestarikan, dan memanfaatkan nilai-nilai sejarah, budaya, seni, dan film Jawa. Dengan adanya lembaga ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai dan mempertahankan budaya Jawa.

Prestasi Synesius tidak luput dari perhatian pemerintah. Pada tahun 2013, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Yogyakarta, memberikan penghargaan kepada Synesius sebagai tokoh penerima anugerah kategori bidang sastra budaya. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Synesius dalam melestarikan Bahasa Jawa dan budaya Jawa.

Pentingnya Melestarikan Bahasa Jawa

Melestarikan Bahasa Jawa memiliki banyak manfaat dan penting bagi masyarakat. Bahasa Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dijaga agar tidak punah. Dengan melestarikan Bahasa Jawa, kita juga dapat mempertahankan identitas dan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Selain itu, Bahasa Jawa juga memiliki nilai-nilai budaya yang kaya. Bahasa Jawa mengandung pepatah, peribahasa, dan ungkapan yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Dengan memahami dan menggunakan Bahasa Jawa, kita dapat memahami dan menghargai budaya Jawa secara lebih dalam.

Bahasa Jawa juga memiliki keunikan dalam hal struktur tata bahasa dan kosakata. Memahami Bahasa Jawa dapat memperkaya pengetahuan kita tentang bahasa dan membantu dalam mempelajari bahasa-bahasa lain.

Terakhir, Bahasa Jawa juga memiliki nilai ekonomi. Dengan melestarikan Bahasa Jawa, kita dapat mempromosikan budaya Jawa kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Pariwisata budaya dapat menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat dan membantu dalam pengembangan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk melestarikan Bahasa Jawa. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu bekerja sama dalam mengajarkan, menggunakan, dan mempromosikan Bahasa Jawa. Dengan melestarikan Bahasa Jawa, kita dapat menjaga keberagaman budaya Indonesia dan menjunjung tinggi nilai-nilai lokal yang ada.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *