Suasana Tempo Dulu di Kampoeng Mataraman

Kampung Mataraman-Gudegnet/ Karni N

Heading 2: Pendahuluan
Kampung Mataraman adalah sebuah desa di daerah Panggungharjo, Bantul, yang dirancang dengan konsep seperti jaman Kerajaan Mataram Islam pada masa lalu. Desa ini menggunakan tanah kas desa dan pengelolaannya dilakukan melalui Bumdes (Badan Usaha Milik Desa). Kampung Mataraman merupakan salah satu unit usaha yang dimiliki Bumdes Panggung Lestari. Desa ini ingin menghadirkan wisata edukasi yang mengangkat budaya dan kehidupan di Kerajaan Mataram. Konsepnya adalah menciptakan museum hidup yang menghadirkan kampung tempo dulu di abad 19 pada masa Mataram Islam.

Heading 3: Konsep Kampung Mataraman
Konsep Kampung Mataraman adalah menciptakan museum hidup yang menghadirkan suasana kampung tempo dulu pada masa Mataram Islam. Desa ini akan dibuat seperti miniatur perkampungan tempo dulu dengan mencakup segala aspek kehidupan, seperti sandang, papan, dan pangan. Pengunjung yang datang bersama rombongan akan mendapatkan edukasi, outbond pendidikan, dan permainan tradisional seperti egrang dan ancak-ancak alis. Bagi pengunjung perorangan atau keluarga, permainan tradisional juga akan disediakan untuk anak-anak sambil orang tua menikmati makan siang.

Heading 3: Soft Launching dan Grand Opening
Kampung Mataraman sudah bisa dikunjungi sejak dilakukan soft launching pada tanggal 29 Juni 2017 lalu. Pengelola saat ini tengah melihat respon dari pengunjung sebelum melakukan grand opening yang rencananya akan dilakukan pada bulan Oktober tahun ini. Sejumlah bangunan sudah dibangun di kampung ini, termasuk pendopo, dapur, dan panggung bergaya masa lalu. Pengunjung dapat mengunjungi dan menikmati suasana kampung tempo dulu di Kampung Mataraman.

Heading 3: Harga Tiket dan Makanan
Untuk dapat mengunjungi Kampung Mataraman, pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp.10.000 hingga Rp.15.000 untuk paket rombongan dan perorangan. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati makanan tradisional yang disajikan di dapur dengan harga Rp.8.500. Menu makanan yang disajikan adalah sayur jaman dulu seperti aneka sayur lodeh. Makanan di sini tidak menggunakan MSG dan dimasak menggunakan kayu bakar. Proses membuat api dari kayu bakar atau gegenen juga dapat dilihat dan dipelajari oleh anak-anak.

Heading 3: Lokasi Kampung Mataraman
Kampung Mataraman terletak di Ringroad Selatan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Lokasinya mudah diakses dan dapat dicapai dengan berbagai kendaraan. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi, taksi online, atau angkutan umum untuk sampai ke Kampung Mataraman. Desa ini menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, tidak hanya untuk berfoto tetapi juga untuk mendapatkan edukasi tentang kearifan lokal masa lalu.

Heading 2: Kesimpulan
Kampung Mataraman di Bantul adalah sebuah desa yang menghadirkan suasana kampung tempo dulu pada masa Mataram Islam. Desa ini menggunakan tanah kas desa dan pengelolaannya dilakukan melalui Bumdes. Konsep Kampung Mataraman adalah menciptakan museum hidup yang menghadirkan miniatur perkampungan tempo dulu baik dari segi sandang, papan, maupun pangan. Pengunjung dapat mendapatkan edukasi, outbond pendidikan, dan menikmati permainan tradisional seperti egrang dan ancak-ancak alis. Soft launching telah dilakukan pada bulan Juni 2017 dan grand opening direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober tahun ini. Tiket masuk Kampung Mataraman dihargai Rp.10.000 hingga Rp.15.000 untuk paket rombongan dan perorangan. Makanan tradisional yang disajikan di dapur dihargai Rp.8.500 dan dimasak menggunakan kayu bakar. Kampung Mataraman terletak di Ringroad Selatan, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Desa ini merupakan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi karena tidak hanya menyajikan keindahan visual tetapi juga memberikan edukasi tentang kearifan lokal masa lalu.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *