Sempat Molor, Underpass Kentungan Mulai Dibuka

Heading 2: Pembukaan Underpass Kentungan Caturtunggal Sleman

Pada tanggal 17 Februari 2020, pembukaan jalur lintas bawah atau underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman, Yogyakarta telah dilakukan. Pembukaan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perhubungan (Dishub) DIY dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Underpass Kentungan ini telah dibuka sejak Jumat, 14 Februari 2020 dan masih dalam tahap ujicoba (trial).

Dalam tahap ujicoba ini, underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman Yogyakarta sudah dapat dilintasi oleh sejumlah kendaraan. Meski masih dalam tahap ujicoba, namun jalur lintas bawah ini sudah cukup sibuk terutama pada waktu siang hingga sore hari, terlebih lagi saat akhir pekan. Kendaraan-kendaraan seperti bus dan truk terlihat padat mengisi kedua jalur underpass yang mengarah ke dua arah.

Heading 3: Detail tentang Underpass Kentungan Cs

Menurut penjelasan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Kretek 2 dan Underpass Kentungan Cs, Muhammad Syidik Hidayat, underpass Kentungan Caturtunggal Sleman memiliki dua jalur akses dengan panjang total sekitar 900 meter. Jalur ini terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 224 meter dan jalur terbuka dengan panjang 386 meter di bagian timur serta panjang 288 meter di bagian barat.

Underpass Kentungan juga dilengkapi dengan patahan jalur Emergency U-turn yang dapat digunakan saat terjadi kondisi darurat di kedua jalur underpass. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi pengguna jalan jika terjadi situasi yang memerlukan akses darurat.

Pembangunan underpass Kentungan ini telah dimulai sejak bulan Desember 2018 dan sempat mengalami keterlambatan dalam penggunaannya. Namun, setelah melalui proses ujicoba dan evaluasi, underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman akhirnya dapat diresmikan dan digunakan oleh masyarakat.

Heading 3: Manfaat Underpass Kentungan Caturtunggal Sleman

Dengan adanya underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman, diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan yang datang dari keempat simpang Kentungan. Underpass ini juga diharapkan dapat memperlancar akses menuju kawasan wisata Kaliurang atau mengarah ke kota jika sedang dalam musim liburan. Sebelum adanya underpass ini, sering terjadi kemacetan yang cukup panjang pada pertemuan empat arah antara Jalan Kaliurang dengan Jalan Padjajaran.

Underpass Kentungan merupakan bagian dari Proyek Jalan Nasional dan memiliki peran penting dalam memangkas kepadatan kendaraan sekitar 60-70% dari pertemuan empat arah tersebut. Dengan adanya underpass ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan nyaman tanpa harus terjebak dalam kemacetan yang sering terjadi di area tersebut.

Heading 2: Sudah Dibuka untuk Sementara, Menunggu Hasil Evaluasi

Meskipun underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman sudah dibuka untuk sementara waktu, namun masih dalam tahap ujicoba dan evaluasi. Muhammad Syidik Hidayat menjelaskan bahwa hasil dari evaluasi tersebut akan menjadi penentu apakah underpass Kentungan akan tetap dibuka atau tidak.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa underpass Kentungan memberikan manfaat yang signifikan dan tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan, maka underpass ini akan dibuka secara permanen. Namun, jika terdapat kendala atau masalah yang perlu diperbaiki, maka akan dilakukan perbaikan dan penyesuaian agar underpass Kentungan dapat berfungsi secara optimal.

Evaluasi ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa underpass Kentungan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan tidak menimbulkan masalah baru. Diharapkan dengan adanya underpass ini, masyarakat dapat merasakan perubahan yang positif dalam mobilitas di wilayah Caturtunggal Sleman Yogyakarta.

Heading 2: Kesimpulan

Pembukaan underpass Kentungan di Caturtunggal Sleman Yogyakarta telah dilakukan pada tanggal 17 Februari 2020. Underpass ini merupakan hasil kerja sama antara Dishub DIY dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR. Pembukaan ini masih dalam tahap ujicoba dan evaluasi untuk memastikan kinerjanya.

Underpass Kentungan memiliki dua jalur akses dengan total panjang sekitar 900 meter. Jalur ini terdiri dari konstruksi terowongan sepanjang 224 meter dan jalur terbuka di bagian timur dan barat. Underpass ini juga dilengkapi dengan patahan jalur Emergency U-turn untuk keadaan darurat.

Diharapkan dengan adanya underpass Kentungan, kepadatan kendaraan di pertemuan empat arah Kentungan dapat dikurangi sekitar 60-70%, serta memperlancar akses menuju kawasan wisata Kaliurang dan kota. Hasil evaluasi akan menjadi penentu apakah underpass ini akan tetap dibuka atau tidak. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa underpass Kentungan dapat memberikan manfaat yang maksimal dan tidak menimbulkan masalah baru.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *