Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan (STTL) Yayasan Lingkungan Hidup (YLH) Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang terletak di Jalan Janti Km.4 Gedongkuning, Yogyakarta. STTL YLH didirikan dengan inisiatif dari KRT. Ir. Tjokrokusumo (almarhum), seorang pejuang kemerdekaan RI, yang juga memiliki keyakinan kuat akan pentingnya menjaga dan melindungi lingkungan hidup. Dalam falsafah Jawa “Mamayu Hayuning Bawono”, bumi sebagai tempat tinggal harus selalu dilindungi dan dikelola dengan baik agar tetap lestari dan terhindar dari kerusakan.
Sejarah STTL Yogyakarta dimulai pada 23 tahun yang silam dengan didirikannya Yayasan Lingkungan Hidup (YLH). YLH saat ini dipimpin oleh Sri Paduka Paku Alam IX, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam perjalanan waktu, STTL YLH terus melakukan upaya peningkatan baik dari segi perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Pada tahun 2002, STTL YLH berhasil mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan peringkat “B”. Saat ini, STTL YLH sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan evaluasi menuju peringkat akreditasi “A”, yang merupakan peringkat tertinggi.
STTL YLH memiliki satu program studi yang ditawarkan, yaitu Teknik Lingkungan. Program studi ini memiliki fokus pada pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Mahasiswa program studi Teknik Lingkungan akan mempelajari berbagai aspek teknik dan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup, seperti pengelolaan air, pengelolaan limbah, dan pengendalian polusi udara.
Kampus utama STTL YLH terletak di Jalan Janti Km.4 Gedongkuning, Yogyakarta. Kampus ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang kuliah yang nyaman. Selain itu, STTL YLH juga memiliki kampus kedua yang terletak di Winong, Tinalan, Kotagede, Yogyakarta.
Program studi Teknik Lingkungan STTL YLH memiliki kurikulum yang komprehensif untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga ahli di bidang pengelolaan lingkungan hidup. Kurikulum ini mencakup mata kuliah dasar seperti matematika, fisika, dan kimia, serta mata kuliah yang lebih spesifik seperti pengelolaan air, pengelolaan limbah, dan pengendalian polusi udara. Selain itu, mahasiswa juga akan diajarkan keterampilan praktis seperti analisis data, pemodelan komputer, dan penggunaan perangkat lunak terkait.
STTL YLH juga menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan non-akademik, seperti kepemimpinan, kerjasama tim, dan keterampilan sosial. Beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan antara lain organisasi mahasiswa, klub olahraga, dan kegiatan sosial masyarakat.
Selama menjalani studi di STTL YLH, mahasiswa juga akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan magang di berbagai instansi terkait lingkungan hidup. Magang ini bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari di kelas ke dalam situasi nyata. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengikuti program pertukaran pelajar ke perguruan tinggi mitra di dalam maupun luar negeri.
Setelah lulus, lulusan program studi Teknik Lingkungan STTL YLH memiliki prospek karir yang cukup baik. Mereka dapat bekerja di berbagai sektor, seperti industri, pemerintahan, dan lembaga penelitian. Beberapa posisi yang dapat diisi oleh lulusan program studi Teknik Lingkungan antara lain konsultan lingkungan, manajer proyek lingkungan, dan peneliti lingkungan.
Dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup yang semakin kompleks, STTL YLH terus berupaya untuk menjadi pusat pendidikan dan penelitian yang unggul di bidang teknik lingkungan. STTL YLH juga aktif dalam mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, guna memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa serta meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan.
Dengan komitmen dan semangat yang tinggi, STTL YLH terus berusaha untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam mengelola lingkungan hidup. STTL YLH juga berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melindungi lingkungan hidup demi kesejahteraan generasi mendatang.