PELUNCURAN MINI ALBUM FRAU “TEMBUS PANDANG”

Heading 2: Peluncuran Mini Album Frau “Tembus Pandang”

Peluncuran mini album Frau “Tembus Pandang” merupakan salah satu acara musik yang diadakan pada tanggal 23 November 2017 di Ruang MES 56 Yogyakarta. Acara ini merupakan peluncuran mini album ke-4 dari grup musik Frau yang berjudul “Tembus Pandang”. Mini album ini merupakan hasil kolaborasi antara Frau dengan seniman Restu Ratnaningtyas.

Frau adalah sebuah grup musik yang terbentuk pada tahun 2010 di Yogyakarta. Mereka terdiri dari Leilani Hermiasih sebagai pencipta lagu dan pemain keyboard, serta Dimas Ario sebagai pemain drum. Musik yang mereka hasilkan adalah kombinasi dari genre indie pop dan dream pop. Sejak terbentuk, Frau telah merilis beberapa album dan mini album yang mendapat respon positif dari para penggemar musik di Indonesia.

Kolaborasi dengan Restu Ratnaningtyas dimulai pada tahun 2015, ketika Frau pertama kali bertemu dengan seniman tersebut dalam sebuah konser kolaborasi musik dan seni rupa bertajuk Lelagu di Kedai Kebun Forum. Konser tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan sebelas kali dan biasanya menampilkan kolaborasi antara musisi dengan perupa. Frau dan Restu memutuskan untuk berkolaborasi dengan cara yang berbeda. Restu akan merespon tiga lagu dari Frau dengan cara melukis tiga gambar, sementara Frau akan merespon tiga gambar dari Restu dengan cara menciptakan tiga lagu. Dalam proses kolaborasi ini, mereka menggunakan konsep alih-media yang membutuhkan “lensa” yang selalu bersifat tembus pandang.

Hasil dari kolaborasi ini adalah empat lagu yang disajikan dalam mini album “Tembus Pandang”. Lagu-lagu tersebut pertama kali dipentaskan pada tanggal 3 April 2015 dalam konser Lelagu di Kedai Kebun Forum. Setelah itu, Frau merilis album ke-3 mereka yang berjudul “Parasite Lottery” dalam format piringan hitam 7″ pada tahun 2016. Kini, mereka kembali hadir dengan mini album ke-4 yang berjudul “Tembus Pandang”.

Heading 3: Proses Produksi Mini Album “Tembus Pandang”

Proses produksi mini album “Tembus Pandang” melibatkan beberapa elemen penting, mulai dari penciptaan lagu hingga desain sampul album. Seluruh lagu dalam mini album ini diciptakan oleh Leilani Hermiasih, sekaligus menjadi pemain keyboard dan vokal dalam grup Frau. Proses rekaman dilakukan di studio KUA ETNIKA oleh Anton Gendel. Setelah selesai direkam, lagu-lagu tersebut kemudian dimixing dan mastering oleh Anton Gendel di Sangkar Emas Studio.

Selain proses rekaman, desain sampul album juga menjadi bagian penting dalam produksi mini album ini. Ilustrasi dan desain sampul album ini dibuat oleh Restu Ratnaningtyas, dengan menggunakan koleksi Stephen Shaul sebagai inspirasi. Restu adalah seorang seniman yang terkenal atas keindahannya dalam melukis dengan cat air. Ilustrasi dan desain yang dibuat oleh Restu memberikan nuansa visual yang menarik pada sampul album ini.

Selanjutnya, foto yang digunakan dalam mini album ini diambil oleh Wimo Ambala Bayang. Foto-foto tersebut menampilkan momen-momen penting dalam proses produksi mini album “Tembus Pandang”. Selain itu, tata letak album ini juga dikerjakan oleh Alfonsus Listanto. Tata letak yang baik memberikan kesan estetika yang harmonis pada mini album ini.

Mini album “Tembus Pandang” diproduksi dan didistribusikan oleh SBATU RECORDS, yang merupakan label rekaman milik Frau sendiri. Label rekaman ini bertujuan untuk mempromosikan karya-karya musik dari Frau dan menghadirkannya kepada para penggemar musik di Indonesia.

Heading 3: Acara Peluncuran Mini Album “Tembus Pandang”

Acara peluncuran mini album “Tembus Pandang” diadakan pada tanggal 23 November 2017 di Ruang MES 56 Yogyakarta. Acara ini menjadi momen yang spesial bagi Frau dan Restu Ratnaningtyas untuk memperkenalkan karya kolaborasi mereka kepada publik. Pada acara ini, para audiens diajak untuk mendengarkan rekaman lagu-lagu dalam mini album “Tembus Pandang” dan berbincang bersama tentang proses produksi kreatif dari album ini.

Tiket untuk acara peluncuran mini album ini dijual secara pre-order dengan harga Rp 25.000. Selain itu, keping CD mini album “Tembus Pandang” juga dijual dengan harga Rp 47.500. Harga tiket dan CD ini sudah termasuk tiket masuk acara peluncuran dan juga menjadi dukungan bagi Frau dalam memproduksi karya-karya musik mereka.

Acara peluncuran mini album “Tembus Pandang” juga menjadi kesempatan bagi penggemar musik Frau untuk bertemu langsung dengan para anggota grup dan seniman kolaborator. Mereka dapat berbincang-bincang dan bertukar pikiran mengenai karya-karya musik yang dihasilkan dalam mini album ini. Acara ini juga dihadiri oleh Dimas Ario, drummer Frau, yang akan berbagi pengalaman dalam proses produksi mini album ini.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya dalam menyelenggarakan acara peluncuran mini album Frau “Tembus Pandang”. Semoga acara ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi para penggemar musik dan menginspirasi mereka untuk terus mendukung perkembangan musik indie di Indonesia.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *