Omah Kuno Miring Jogja
Ulasan
Omah Kuno Miring adalah sebuah rumah yang terletak di Jalan Kemasan No.27, Potorono, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah ini memiliki gaya arsitektur kuno yang dibangun pada tahun 1952. Dengan suasana yang kental dengan nuansa lawas, rumah ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengambil foto dengan konsep Jawa Kuno.
Pengelola Omah Kuno Miring, Bowo, memiliki ide untuk membuat spot foto unik dengan konsep Jawa Kuno yang tidak terikat gravitasi. Spot foto ini menawarkan setting tempat yang mirip dengan rumah khas masyarakat Jawa pada jaman dulu, lengkap dengan property dan kostum tradisional Jawa. Yang membuat spot foto ini berbeda adalah bangunannya yang “diputar” 45 derajat, sehingga menghasilkan foto-foto yang unik dan menarik.
Tiket masuk ke Omah Kuno Miring Yogyakarta sangat terjangkau. Untuk anak-anak usia 3 tahun ke bawah, tiket masuk gratis. Sedangkan untuk ulang tahun dan janda juga diberikan tiket masuk gratis. Bagi pelajar dan mahasiswa, tiket masuknya sebesar 10.000 rupiah, sedangkan untuk umum dikenakan tiket masuk sebesar 20.000 rupiah. Bagi para duda, tiket masuknya sebesar 40.000 rupiah.
Jam buka Omah Kuno Miring Yogyakarta adalah dari Senin hingga Jumat pukul 09.00 – 16.00 WIB, dan pada Sabtu dan Minggu pukul 09.00 – 19.00 WIB. Selain itu, juga tersedia waktu khusus untuk pre-wedding pada pukul 06.00 – 09.00 WIB.
Omah Kuno Miring juga menyediakan berbagai fasilitas umum untuk para pengunjungnya. Terdapat ruang spot foto dengan latar belakang bagian-bagian sebuah rumah Jawa pada jaman dulu seperti kamar tamu, kamar makan, lumbung tempat menyimpan hasil bumi, kamar tidur, raung tani, dapur, dan pengilon (kaca rias). Selain itu, juga terdapat ruang tunggu di dalam dan luar, mushola dan toilet dalam dan luar, ruang ibu menyusu, ruang crew driver, free kostum dan properti, angkringan, ruang ganti kostum, dan juga tempat parkir yang luas.
Bagi pengunjung yang ingin menyantap makanan, terdapat warung yang menyediakan berbagai menu makanan dan minuman seperti bakmi, capcay, nasi goreng tetelan, teh, kopi, dan lain-lain dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 5000 hingga Rp 12.000.
Sebelum mengunjungi Omah Kuno Miring, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Pastikan kondisi baterai smartphone Anda penuh, karena ada banyak spot foto yang menarik untuk diabadikan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan pengarah gaya untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal.
Untuk menuju ke Omah Kuno Miring Yogyakarta, Anda dapat mengikuti rute dari kota Yogyakarta menuju ke arah Jalan Wonosari km.8. Setelah melewati pertigaan besar, belok kanan (selatan) dan setelah sekitar 200 meter, Anda akan menemukan sebuah tugu kecil ditengah jalan. Kemudian, belok ke kiri dan Anda akan menemukan petunjuk jalan menuju Omah Kuno Miring.
Untuk informasi selengkapnya, Anda dapat menghubungi Graha Limasan di Jl. Wonosari km 8 Mayungan RT O4 Potorono Banguntapan Bantul DI Yogyakarta atau menghubungi nomor telepon 082220092408. Anda juga dapat mengikuti akun Instagram Omah Kuno Miring dan Facebook Omah Kuno Miring untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai Omah Kuno Miring.
Gallery
Di Omah Kuno Miring, terdapat beberapa spot foto yang menarik dan unik yang dapat Anda jadikan sebagai background foto. Ada tujuh spot foto dengan latar belakang bagian-bagian sebuah rumah Jawa pada jaman dulu seperti kamar tamu, kamar makan, lumbung tempat menyimpan hasil bumi, kamar tidur, raung tani, dapur, dan pengilon (kaca rias). Dengan bangunan yang “diputar” 45 derajat, hasil foto Anda akan terlihat seolah tidak terikat gravitasi.
Berikut adalah beberapa contoh foto yang diambil di Omah Kuno Miring:
– Foto pertama menampilkan spot foto di lumbung tempat menyimpan hasil bumi. Dengan latar belakang kayu-kayu dan jerami, foto ini memberikan nuansa kuno yang sangat kental.
– Foto kedua menampilkan spot foto di kamar tidur. Dengan latar belakang tempat tidur dan pernak-pernik kuno, foto ini memberikan kesan nostalgia akan suasana tidur di rumah Jawa pada jaman dulu.
– Foto ketiga menampilkan spot foto di dapur. Dengan latar belakang peralatan dapur tradisional seperti lesung, cobek, dan kuali, foto ini mengingatkan kita akan kegiatan memasak di dapur Jawa pada jaman dulu.
– Foto keempat menampilkan spot foto di pengilon (kaca rias). Dengan latar belakang cermin dan meja rias tradisional, foto ini memberikan nuansa kecantikan ala Jawa kuno.
Foto-foto di atas hanya merupakan contoh dari banyaknya spot foto menarik yang ada di Omah Kuno Miring. Anda dapat mengunjungi Omah Kuno Miring dan mengambil foto-foto yang unik dan berkesan dengan background rumah Jawa kuno.
Omah Kuno Miring merupakan tempat yang cocok untuk dikunjungi bagi pecinta fotografi dan juga bagi mereka yang ingin merasakan suasana Jawa kuno. Dengan tiket masuk yang terjangkau dan fasilitas yang lengkap, Anda dapat menghabiskan waktu yang menyenangkan di Omah Kuno Miring. Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi Omah Kuno Miring saat Anda berada di Yogyakarta.