Ngopi Ala King Arthur di Seven Stones Coffee Kingdom



Seven Stones Coffee Kingdom-Gudegnet/Trida merupakan sebuah tempat nongkrong yang menawarkan nuansa yang berbeda dengan suasana ala medieval yang rustic. Pemilik tempat ini, Christopher, memiliki gaya dekorasi yang unik dengan dominasi interior batu dan kayu. Konsep ini terinspirasi dari zaman middle-age, zaman King Arthur yang menarik bagi Christopher. Bahkan konsep ini juga diaplikasikan dalam nama dan logo Seven Stones, namun dengan sedikit sentuhan modern.

Seven Stones bukan hanya tempat untuk menikmati minuman kopi yang enak, tetapi juga menyajikan makanan dengan kualitas yang serius. Tempat ini dapat dianggap sebagai bistro dengan menu makanan unggulan yang lezat. Selain itu, Seven Stones juga merupakan roastery/prosesor kopi yang memproduksi dan menyediakan biji kopi sendiri. Mereka mengambil biji kopi eksklusif dari Parakan, Temanggung dan menggunakan biji kopi full wash arabica. Meskipun mereka fokus pada biji kopi arabica, mereka juga menggunakan biji kopi robusta sebagai campuran untuk minuman yang menggunakan susu.

Salah satu minuman andalan Seven Stones adalah ‘Caramello’ yang memiliki rasa yang khas dan unik. Sedangkan untuk makanan, Christopher bekerja sama dengan chef cafe untuk menciptakan menu khusus yang dinamai ‘Lemon di Amor’. Menu ini merupakan hasil kreasi mereka sendiri dan memiliki cita rasa yang menggugah selera.

Nama Seven Stones yang dibuka pada tanggal 22 September 2018 memiliki makna yang mendalam. Harfiahnya, Seven Stones berarti tujuh batu yang merepresentasikan elemen atau sifat manusia. Salah satu dari tujuh batu tersebut berwarna abu-abu dan melambangkan keburukan manusia. Dalam keseluruhan, batu-batu ini melambangkan keseimbangan alam semesta. Christopher percaya bahwa filosofi ini ada dalam semua nilai budaya bangsa, meskipun dengan wujud atau cerita yang berbeda.

Seven Stones Coffee Kingdom-Gudegnet/Trida dapat dikunjungi setiap hari di Karang Wuni, Caturtunggal, dengan jam operasional dari pukul 11.00 hingga 24.00 WIB. Namun, untuk sementara ini, makanan hanya dapat dipesan mulai pukul 18.00 WIB.

Tempat ini menawarkan pengalaman yang unik dan berbeda bagi para pengunjungnya. Suasana ala medieval yang rustic menciptakan atmosfer yang tenang dan nyaman untuk menikmati secangkir kopi atau makanan lezat. Dominasi interior batu dan kayu memberikan sentuhan yang unik dan membuat pengunjung merasa seperti berada di zaman King Arthur. Di smoking area, meskipun berada di area luar ruangan, tetap terasa teduh dan nyaman dengan kehadiran pepohonan rimbun.

Christopher memiliki visi untuk mengenalkan konsep Seven Stones kepada masyarakat. Mereka tidak hanya fokus pada minuman kopi yang enak, tetapi juga pada makanan dengan kualitas yang serius. Dengan menyediakan biji kopi sendiri, mereka dapat memastikan kualitas biji kopi yang digunakan dalam setiap sajian. Biji kopi eksklusif dari Parakan, Temanggung memberikan keunikan rasa dan aroma yang khas.

Seven Stones bukan hanya sekadar tempat untuk nongkrong atau ngopi, tetapi juga tempat untuk menikmati hidangan lezat. Mereka menghadirkan pengalaman yang lengkap dengan kombinasi antara minuman kopi yang enak dan makanan yang lezat. Dengan suasana yang tenang dan nyaman, Seven Stones Coffee Kingdom-Gudegnet/Trida merupakan tempat yang cocok untuk bersantai dan menikmati waktu luang.

Selain itu, Seven Stones juga menjadi tempat yang menarik untuk belajar lebih banyak tentang kopi. Sebagai roastery/prosesor kopi, mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mendalam dalam proses produksi biji kopi. Pengunjung dapat memperoleh informasi dan penjelasan mengenai proses roasting dan pengolahan biji kopi dari para ahli di Seven Stones.

Dengan konsep yang unik, Seven Stones Coffee Kingdom-Gudegnet/Trida berhasil menciptakan identitasnya sendiri di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat. Mereka menawarkan pengalaman yang berbeda dengan suasana ala medieval yang rustic dan menu makanan yang lezat. Dengan fokus pada kualitas biji kopi dan makanan, Seven Stones berhasil memikat hati para pengunjungnya dan menjadi tempat yang banyak dikunjungi.

Seven Stones memiliki cita rasa yang khas dan unik dalam setiap sajian mereka. Minuman ‘Caramello’ menjadi favorit banyak pengunjung dengan rasa manis yang lezat. Sedangkan menu ‘Lemon di Amor’ menciptakan harmoni rasa yang menggugah selera. Dengan kualitas yang serius dalam menyajikan makanan, Seven Stones berhasil menciptakan menu makanan yang istimewa dan disukai oleh banyak orang.

Selain itu, Seven Stones juga memberikan perhatian pada kualitas biji kopi yang mereka sediakan. Dengan memproduksi dan menyediakan biji kopi sendiri, mereka dapat memastikan kualitas biji kopi yang digunakan dalam setiap sajian. Biji kopi eksklusif dari Parakan, Temanggung memberikan keunikan rasa dan aroma yang khas. Dengan menggunakan biji kopi full wash arabica, Seven Stones berhasil menciptakan minuman kopi yang kaya akan cita rasa dan aroma.

Seven Stones Coffee Kingdom-Gudegnet/Trida bukan hanya sekadar tempat untuk menikmati minuman kopi yang enak, tetapi juga tempat untuk menikmati makanan yang lezat. Dengan konsep yang unik dan kualitas yang serius, Seven Stones berhasil menciptakan identitasnya sendiri di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat. Mereka berhasil menarik perhatian para pengunjung dengan suasana ala medieval yang rustic dan menu makanan yang istimewa. Dalam setiap sajian, Seven Stones selalu memberikan perhatian pada detail dan kualitas, sehingga menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *