Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta
Ulasan
Ulasan Singkat Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta:
Ketika Belanda Melakukan Agresi Militer pada 3 Januari 1946 untuk menduduki kembali bekas jajahannya, pemerintahan Republik Indonesia terpaksa mengungsi ke Yogyakarta. Kala itu, Presiden Soekarno dan keluarganya menempati sebuah rumah bekas kediaman resmi residen Belanda. Bangunan itulah yang kini menjadi Istana Kepresidenan Yogyakarta. Masyarakat sekitar lebih mengenal dengan nama Gedung Agung.
Hingga saat ini, lebih dari 65 kepala negara dan kepala pemerintahan yang pernah singgah di istana ini, antara lain Presiden Rajendra Prasad dari India (1958), Ratu Elizabeth II dari Inggris (1974), Presiden F Mitterand dari Prancis (1986), Kaisar Akihito dari Jepang (1991), dan lainnya.
Istana Kepresidenan Yogyakarta berada di atas tanah seluas 4,2 hektar terletak berhadapan dengan bekas benteng VOC Fort Vredenburg di tepi jalan Jendral Ahmad Yani. Di Gerbang utama pengunjung akan disambut oleh patung raksasa penjaga pintu “Dwarapala” setinggi 2 meter.
Bangunan dalam Istana Kepresidenan Yogyakarta:
Ruang Garuda sebagai ruangan resmi tempat menyambut tamu-tamu negara.
Ruang Diponegoro dan Ruang Sudirman untuk mengenang perjuangan dua pahlawan nasional tersebut.
Wisma Negara, Wisma Bumiretawu, Wisma Sawojajar, Wisma Indraprasta, Wisma Saptapratala tempat para tamu negara menginap.
Koleksi Yang Ada Di Museum Istana Kepresidenan :
Lantai I :
Foto-foto presiden RI Mulai dari Presiden pertama Ir. Soekarno.
Gallery lukisan karya Raden Saleh, Basoeki Abdullah dan seniman-seniman yang lain.
Koleksi Guci Antik.
Koleksi barang-barang cinderamata antik dari berbagai negara.
Lantai II :
Foto-foto Wakil Presiden RI.
Foto-foto para pendamping Presiden.
Foto-foto kegiatan tokoh yang pernah menjabat sebagai presiden RI.
Koleksi barang antik.
Gallery lukisan.
Jam Buka:
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta buka Senin – Kamis pukul 08.00 – 14.00 WIB.
Jam Istirahat pukul 12.00 – 13.00 WIB.
Tiket Masuk:
Gratis (Masuk dengan konfirmasi atau mengirim surat izin).
Untuk kunjungan rombongan harus memakai surat ijin resmi.
Mengisi buku tamu.
Fasilitas Umum :
Souvenir Shop.
Perpustakaan.
Wardrobe untuk pengunjung.
Toilet.
Mushola.
Parkir Luas.
Catatan :
Untuk pengunjung diwajibkan memakai pakaian rapi, sopan dan bersepatu.
Dilarang untuk foto/mengambil gambar di dalam ruangan. Foto diperbolehkan di luar ruangan saja.
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata sejarah yang terletak di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Museum ini memiliki sejarah yang sangat penting dalam perjalanan Republik Indonesia. Ketika Belanda melakukan Agresi Militer pada 3 Januari 1946 untuk menduduki kembali bekas jajahannya, pemerintahan Republik Indonesia terpaksa mengungsi ke Yogyakarta. Kala itu, Presiden Soekarno dan keluarganya menempati sebuah rumah bekas kediaman resmi residen Belanda. Bangunan itulah yang kini menjadi Istana Kepresidenan Yogyakarta. Masyarakat sekitar lebih mengenal dengan nama Gedung Agung.
Istana Kepresidenan Yogyakarta memiliki bangunan yang indah dan megah. Bangunan ini terletak di atas tanah seluas 4,2 hektar, berhadapan dengan bekas benteng VOC Fort Vredenburg di tepi jalan Jendral Ahmad Yani. Ketika pengunjung memasuki gerbang utama, mereka akan disambut oleh patung raksasa penjaga pintu “Dwarapala” yang setinggi 2 meter. Patung ini merupakan salah satu ciri khas dari Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Selama ini, Istana Kepresidenan Yogyakarta telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 65 kepala negara dan kepala pemerintahan yang pernah singgah di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Presiden Rajendra Prasad dari India pada tahun 1958, Ratu Elizabeth II dari Inggris pada tahun 1974, Presiden F Mitterand dari Prancis pada tahun 1986, dan Kaisar Akihito dari Jepang pada tahun 1991. Keberadaan museum ini menjadi bukti sejarah yang hidup dan mengingatkan kita akan perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya.
Di dalam Istana Kepresidenan Yogyakarta terdapat berbagai ruangan dan bangunan yang memiliki nilai sejarah. Salah satunya adalah Ruang Garuda, yang merupakan ruangan resmi tempat menyambut tamu-tamu negara. Ruangan ini didesain dengan sangat indah dan dilengkapi dengan berbagai hiasan dan lukisan yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia. Selain itu, terdapat juga Ruang Diponegoro dan Ruang Sudirman, yang merupakan ruang untuk mengenang perjuangan dua pahlawan nasional tersebut.
Selain bangunan utama, Istana Kepresidenan Yogyakarta juga memiliki beberapa gedung penginapan untuk tamu negara. Beberapa di antaranya adalah Wisma Negara, Wisma Bumiretawu, Wisma Sawojajar, Wisma Indraprasta, dan Wisma Saptapratala. Gedung-gedung ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman untuk para tamu negara yang menginap di sana.
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta juga memiliki koleksi yang sangat berharga. Di lantai satu museum, pengunjung dapat melihat foto-foto presiden RI mulai dari Presiden pertama Ir. Soekarno. Selain itu, terdapat juga gallery lukisan karya seniman-seniman terkenal seperti Raden Saleh, Basoeki Abdullah, dan lainnya. Pengunjung juga dapat melihat koleksi guci antik dan barang-barang cinderamata antik dari berbagai negara.
Sementara itu, di lantai dua museum, pengunjung dapat melihat foto-foto Wakil Presiden RI, foto-foto para pendamping Presiden, dan foto-foto kegiatan tokoh yang pernah menjabat sebagai presiden RI. Terdapat juga koleksi barang antik dan gallery lukisan yang menarik untuk dijelajahi.
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta buka setiap Senin hingga Kamis dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Terdapat jam istirahat dari pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Untuk masuk ke museum ini, pengunjung dapat masuk secara gratis dengan konfirmasi atau mengirim surat izin. Namun, untuk kunjungan rombongan, harus menggunakan surat izin resmi dan mengisi buku tamu.
Selain itu, museum ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti souvenir shop, perpustakaan, wardrobe untuk pengunjung, toilet, mushola, dan parkir yang luas. Namun, pengunjung diwajibkan memakai pakaian rapi, sopan, dan bersepatu saat mengunjungi museum ini. Selain itu, pengunjung juga dilarang untuk mengambil gambar di dalam ruangan, namun foto di luar ruangan diperbolehkan.
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta adalah tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi oleh para pecinta sejarah dan budaya Indonesia. Dengan memiliki bangunan yang indah dan koleksi yang berharga, museum ini menjadi saksi bisu dari perjalanan Republik Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaannya. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi museum ini saat berada di Yogyakarta.