Merti Dusun Ngentak

Merti Dusun Ngentak

Ulasan

Dusun Jopaten, Poncosari, Srandakan, Bantul hampir setiap tahun menyelenggarakan Upacara Tradisional Rasulan atau Bersih Dusun. Upacara ini menjadi salah satu tradisi yang dijalankan oleh masyarakat setempat sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan panen dan sebagai permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh warga masyarakat terhindar dari malapetaka.

Menurut cerita yang beredar di kalangan masyarakat, konon di desa Jopaten pernah terjadi rajapati. Untuk menghindari terjadinya rajapati kembali, masyarakat mengadakan selamatan dengan tirakatan, berdoa, dan tahlilan. Selain itu, juga disajikan sedekah berupa nasi gurih, ingkung, lalaban, pisang raja, dan tumpeng. Setelah itu, dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit dengan cerita Bharatayuda.

Versi lain mengatakan bahwa Rasulan ini dilakukan untuk menghormati cikal bakal atau leluhur masyarakat Jopaten yang disebut dengan Kyai Jopati. Rasulan ini bertujuan agar hasil panen masyarakat dapat bermanfaat untuk keperluan sehari-hari. Dalam upacara ini, masyarakat juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen yang mereka peroleh.

Upacara Bersih Dusun di Dusun Jopaten dilaksanakan beberapa waktu setelah masa panen padi. Waktu penyelenggaraannya antara bulan Maret sampai April, namun hari pelaksanannya tidak ditentukan. Kegiatan ini dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB dan pada malam harinya dilanjutkan dengan pertunjukan tari Tayuban dan tumpengan dengan pertunjukkan wayang kulit sebagai puncak acara.

Pelaksanaan Upacara Bersih Dusun ini dilakukan dengan melaksanakan kenduri secara bersama-sama oleh penduduk dusun. Seluruh masyarakat dusun turut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan dan rasa solidaritas antarwarga. Selain itu, juga dipentaskan wayang kulit, biasanya dilaksanakan pada hari Rabu Kliwon dengan mengambil lakon Bharatayudha.

Dalam upacara ini, masyarakat dusun berpartisipasi aktif dengan membawa sedekah berupa makanan dan hasil panen mereka. Sedekah ini kemudian disajikan dan diberikan kepada sesama warga dusun. Hal ini mencerminkan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Jopaten.

Upacara Bersih Dusun ini juga menjadi ajang untuk menjalin silaturahmi antarwarga dusun. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat saling bertemu, berkomunikasi, dan saling berbagi pengalaman serta kegembiraan. Hal ini sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dusun dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, upacara ini juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal. Dengan tetap menjalankan upacara ini setiap tahun, masyarakat dusun dapat memastikan bahwa nilai-nilai dan kepercayaan yang ada dalam tradisi ini tetap terjaga dan dilestarikan. Hal ini penting untuk mempertahankan identitas budaya dusun Jopaten di tengah perubahan dan modernisasi yang terjadi di sekitar mereka.

Dalam upacara Bersih Dusun ini, pertunjukan wayang kulit menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan oleh masyarakat. Wayang kulit merupakan seni tradisional yang telah ada sejak lama di Indonesia, termasuk di dusun Jopaten. Pertunjukan ini menjadi hiburan dan sarana pembelajaran bagi masyarakat dusun, terutama bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami cerita-cerita dalam lakon Bharatayudha.

Selain itu, wayang kulit juga memiliki makna filosofis dan nilai-nilai moral yang dapat diambil oleh masyarakat. Kisah-kisah dalam Bharatayudha mengandung pesan-pesan tentang kebaikan, kejujuran, kesetiaan, dan perjuangan yang dapat menjadi teladan bagi setiap individu. Melalui pertunjukan wayang kulit ini, masyarakat dusun dapat mengambil hikmah dan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara Bersih Dusun di Dusun Jopaten merupakan salah satu tradisi yang masih terjaga dengan baik hingga saat ini. Melalui kegiatan ini, masyarakat dusun dapat mempererat rasa persaudaraan, menjaga keharmonisan, dan melestarikan budaya dan tradisi lokal mereka. Selain itu, upacara ini juga menjadi ajang untuk mengenal dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi dan pertunjukan wayang kulit.

Dengan tetap menjalankan upacara ini setiap tahun, masyarakat dusun Jopaten dapat memastikan bahwa tradisi dan budaya mereka tetap hidup dan terus berkembang. Upacara Bersih Dusun ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat dusun Jopaten memiliki kecintaan yang tinggi terhadap budaya dan tradisi mereka dan berkomitmen untuk menjaga dan melestarikannya untuk generasi yang akan datang.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *