Masih Bisa Berjualan di Jalan Sam Ratulangi, PKL Jalan Sudirman Bersyukur

Heading 2: Relokasi Pedagang Kaki Lima di Jalan Sam Ratulangi

Heading 3: PKL Mulyani Bersyukur Dapat Lapak di Sam Ratulangi

Sejumlah pelanggan terlihat sedang duduk bersantai di warung Mulyani yang terletak di jalur pedestrian Jalan Samratulangi, Yogyakarta, Kamis (21/10)-Gudeg.net/Rahman.

Gudeg.net- Pedagang kaki lima (PKL) Jalan Sudirman segmen Gramedia-Galeria mulai mengisi tempat relokasi barunya di jalur pedestrian Jalan Sam Ratulangi, Kemantren Gondokusuman.

Salah satu PKL Mulyani, mengaku berysukur mendapatkan lapak yang tidak terlalu jauh dari lokasi lamanya di sisi selatan Rumah Sakit Bethesda.

“Saya masih bersyukur mas dapat lahan di Sam Ratulangi ini dan masih bisa berjualan, teman-teman lain juga merasakan demikian karena mau apa lagi selain berjualan,” ujar Mulyani saat ditemui di lapak barunya di Jalan Sam Ratulangi, Kamis (21/10).

Mulyani menjelaskan, tidak semua PKL di Jalan Sudirman mendapatkan lapak di lokasi relokasi Sam Ratulangi. Mereka (PKL) yang mendapatkan jatah lapak merupakan pkl yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (PPKLY).

Ada sekitar 56 PKL yang tergabung dalam PPKLY dan mendapatkan lapak baru tetapi hanya 51 PKL yang mau menerima jatah lapak tersebut.

“Yang mau menerima cuma 51, yang tidak mau menerima 5 PKL, tapi saya tidak tahu pindahnya ke mana. Mungkin jualan di rumahnya atau tempat lain, Yang mulai jualan di sini baru 3 PKL,” jelasnya.

Mulyani adalah PKL yang berjualan makanan dan sudah berjualan sejak tahun 2010 di Jalan Sudirman menggantikan orang tuanya. Di lokasi terbarunya itu, Mulyani mendapatkan lapak seluas empat meter dan hanya cukup untuk gerobak serta meja makan bagi pelanggannya.

“Luas lapak tidak sama, ada yang dapat empat meter seperti saya, ada juga yang hanya mendapat tiga meter. Perbedaan luas itu, agar seluruh PKL yang direlokasi bisa tertampung di sini (Sam Ratulangi),” tambahnya.

Rencananya para PKL mulai menempati lokasi terbarunya di awal bulan Oktober 2021 lalu namun baru dapat pindah pada, Rabu (20/10) kemarin.

Pasalnya para PKL harus menandatangani surat pernyataan dan pembagian tata letak lapak di Kantor Kemantren Gondokusuman, Selasa (19/10).

Mulyani menuturkan, lapak yang telah disepakati sudah diberikan tanda silang warna biru dan dipasang pasak untuk memasang tenda jualan.

“Tadinya memang setelah tumpengan minggu lalu pindahnya tapi baru, Rabu, (20/10) kemarin kami mulai menggelar dagangan di sini,” tutur perempuan yang tinggal di wilayah Sagan belakang Galeria Mal itu.

Meskipun sudah pindah ke lapak baru, para pelanggan Mulyani masih mencarinya karena hanya ia yang berjualan makanan nasi rames dengan harga yang cukup murah.

“Langganan masih ada yang cari tapi di lokasi ini banyak karyawan perkantoran sekitar sini yang juga ikut makan di warung saya. Yah, namanya rezeki masih ke saya mas, Alhamdulillah,” katanya.

Heading 3: Persiapan Relokasi PKL di Jalan Dr Wahidin

Sementara itu, Ketua PPKLY, Wawan Suhendra dalam siaran persnya menyampaikan, PKL dibagi menjadi dua, yaitu di Jalan Samratulangi dan Jalan Dr Wahidin.

“Untuk lokasi di Jalan Dr Wahidin belum menempati, karena masih ada yang harus dipersiapkan. Sedangkan di Jalan Samratulangi juga masih masuk ke dalam tahap penyelesaian,” pungkasnya.

Relokasi PKL di Jalan Sam Ratulangi menjadi sebuah langkah yang diambil oleh pemerintah kota Yogyakarta untuk memberikan tempat yang lebih aman dan tertib bagi PKL. Dengan adanya relokasi ini, diharapkan PKL dapat berjualan dengan lebih nyaman dan pelanggan juga dapat menikmati makanan atau barang yang ditawarkan oleh PKL dengan lebih nyaman pula.

PKL Mulyani merupakan salah satu contoh PKL yang merasakan manfaat dari relokasi ini. Dengan mendapatkan lapak yang tidak terlalu jauh dari lokasi lamanya, Mulyani dapat melanjutkan usahanya dengan lebih baik. Meskipun tidak semua PKL di Jalan Sudirman mendapatkan lapak di lokasi relokasi Sam Ratulangi, mereka yang mendapatkan jatah lapak merasa bersyukur dan siap untuk berjualan kembali.

Dalam proses relokasi ini, PPKLY memainkan peran penting dalam memastikan bahwa seluruh PKL yang tergabung dalam paguyuban tersebut dapat mendapatkan lapak baru. Dari 56 PKL yang tergabung, sebanyak 51 PKL mau menerima jatah lapak tersebut. Meskipun ada beberapa PKL yang tidak mau menerima lapak baru, mereka mungkin memiliki alasan tersendiri dan memilih untuk tetap berjualan di tempat lain.

Lokasi relokasi PKL di Jalan Sam Ratulangi telah disiapkan dengan baik. Lapak-lapak yang telah disepakati sudah diberikan tanda silang warna biru dan dipasang pasak untuk memasang tenda jualan. Dengan demikian, PKL dapat segera menempati lapak-lapak baru mereka dan menjalankan usaha mereka seperti biasa.

Bagi PKL seperti Mulyani, relokasi ini memberikan harapan baru. Dengan lapak yang lebih luas, Mulyani dapat meningkatkan produksi dan pelayanan kepada pelanggannya. Meskipun para pelanggan Mulyani masih mencarinya di lokasi lama, banyak karyawan perkantoran di sekitar Jalan Sam Ratulangi yang juga menjadi pelanggan setia Mulyani. Hal ini menunjukkan bahwa usaha Mulyani masih memiliki peluang yang baik di lokasi baru ini.

Selain Jalan Sam Ratulangi, PPKLY juga akan melakukan relokasi PKL di Jalan Dr Wahidin. Namun, untuk saat ini relokasi di Jalan Dr Wahidin masih belum dapat dilaksanakan karena masih ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Meskipun begitu, PPKLY tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh PKL yang tergabung dalam paguyuban tersebut dapat mendapatkan tempat yang lebih baik untuk berjualan.

Dengan adanya relokasi PKL di Yogyakarta, diharapkan pedagang kaki lima dapat berjualan dengan lebih aman dan tertib. Selain itu, relokasi ini juga memberikan dampak positif bagi pelanggan, karena mereka dapat menikmati makanan atau barang yang ditawarkan oleh PKL dengan lebih nyaman. Semoga relokasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak yang terlibat.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *