Limbah Kulit Pari di Tangan Para Difabel

Heading 2: Fanri Collection, Usaha Kerajinan Kulit Dari Limbah Ikan Pari

Fanri Collection merupakan usaha kerajinan yang berbasis di Yogyakarta. Usaha ini didirikan oleh Sulaiman, seorang pengusaha yang memiliki visi dan misi untuk memberdayakan orang-orang difabel. Sulaiman dan timnya terdiri dari orang-orang dengan berbagai kekurangan fisik, namun hal ini tidak menghalangi mereka untuk maju dan bekerja dengan semangat dan dedikasi tinggi.

Heading 3: Awal Mulanya Sulaiman Mengikuti Pelatihan Pengolahan Limbah Ikan Pari

Awal mula ide untuk membuka usaha kerajinan kulit dari limbah ikan pari muncul ketika Sulaiman mengikuti pelatihan pengolahan limbah ikan pari yang diadakan di Bantul. Yogyakarta merupakan salah satu daerah dengan produksi ikan pari terbesar di Indonesia, terutama di Pantai Depok yang berdekatan dengan Pantai Parangtritis. Sulaiman melihat potensi besar dari limbah ikan pari ini dan memutuskan untuk memanfaatkannya sebagai bahan baku untuk kerajinan kulit.

Heading 3: Pemanfaatan Limbah Ikan Pari Menjadi Kerajinan Kulit

Sejak tahun 1995, Fanri Collection telah tercatat di Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi DIY. Awalnya, mereka hanya memanfaatkan limbah ikan pari untuk dijadikan kerajinan. Namun, seiring berjalannya waktu, Fanri Collection berhasil mendapatkan izin untuk langsung \”menguliti\” ikan pari dan menggunakan kulitnya sebagai bahan utama untuk kerajinan. Hal ini memberikan keuntungan besar bagi usaha mereka, karena mereka tidak lagi tergantung pada limbah ikan pari yang terbatas.

Heading 3: Ekspor Produk Kerajinan Kulit Ikan Pari

Peminat dari kerajinan kulit ikan pari ini sangat banyak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Fanri Collection telah berhasil mengekspor produk kerajinan mereka ke negara-negara seperti Swiss dan New Zealand. Keunikan dan kualitas dari kerajinan ini membuatnya diminati oleh banyak orang. Meskipun sebelumnya mereka juga mencoba membuat sepatu dan tas dari kulit ikan pari, namun peminatnya tidak begitu banyak karena harganya yang relatif mahal. Oleh karena itu, saat ini Fanri Collection hanya fokus pada pembuatan dompet, tempat hp, dan ikat pinggang dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu antara Rp 30.000,00 hingga Rp 300.000,00.

Heading 3: Lokasi Fanri Collection dan Kualitas Produk Kerajinan

Bagi para peminat atau pengkoleksi kerajinan kulit, mereka dapat langsung datang ke stand Fanri Collection yang berada di Pameran Indonesia Aquaculture 2008 yang diselenggarakan di Hotel Inna Garuda Yogyakarta pada tanggal 18-20 November 2008. Selain itu, mereka juga dapat mengunjungi tempat produksi Fanri Collection yang berlokasi di Jl. Kaliurang Km 13,5 Sukoarjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Salah satu keunggulan dari kerajinan kulit ikan pari ini adalah tidak adanya bau yang mengganggu. Hal ini dikarenakan proses pengolahan kulit ikan pari menggunakan kandung H2O yang mampu menghilangkan bau yang biasanya terdapat pada kerajinan kulit lainnya. Selain itu, panas matahari yang digunakan untuk mengeringkan kulit ikan pari juga berperan dalam menjadikan kulit ini lebih keras dan dapat dibentuk dengan berbagai macam pola yang menarik dan memikat mata.

Dari cerita di atas, terlihat bahwa Fanri Collection bukan hanya sekadar usaha kerajinan kulit biasa. Melalui usahanya, Sulaiman berhasil memberdayakan orang-orang difabel dan memberikan mereka kesempatan untuk bekerja dan berkarya. Fanri Collection juga telah membuktikan bahwa limbah ikan pari dapat diolah menjadi produk yang bernilai tinggi dan diminati oleh banyak orang. Keberhasilan mereka dalam mengekspor produknya ke luar negeri juga menunjukkan bahwa kerajinan kulit ikan pari ini memiliki potensi pasar yang luas. Fanri Collection adalah contoh nyata bahwa dengan kemauan dan kerja keras, kita dapat mengubah limbah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *