Kelompok Tani Gading Asri merupakan sebuah komunitas yang terletak di dusun Patehan Kidul, Patehan Tengah, dan Patehan Wetan, yang berlokasi di Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Komunitas ini didirikan pada tanggal 21 April 2013 dengan tujuan untuk menciptakan kampung yang indah dan asri berbasis tanaman sayur. Dalam komunitas ini terdapat 40 anggota yang aktif terlibat dan menjadi pengurus serta penggiat dalam mengembangkan komunitas ini.
Gagasan untuk menghijaukan kampung dengan tanaman sayur ini mendapat dukungan dari DPRD DIY dan peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, sekitar tiga bulan yang lalu. Kampung sayur ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat sekitar akan minimnya perhatian terhadap asupan gizi dalam keluarga mereka.
Komunitas Kelompok Tani Gading Asri memiliki manfaat yang positif bagi warga di tiga Rukun Tetangga (RT) yang terlibat dalam komunitas ini. Selain dapat memenuhi kebutuhan sayur tanpa harus pergi ke pasar, rumah-rumah di kampung ini juga menjadi lebih indah, sejuk, dan nyaman. Selain itu, kampung sayur ini juga berfungsi sebagai sumber pangan yang lestari. Masyarakat sekitar yang tertarik untuk membuat kampung sayur juga mendapatkan tanggapan yang positif dari komunitas ini.
Setelah diresmikan, kampung sayur ini telah menerima kunjungan dari beberapa daerah yang tertarik untuk membuat program serupa. Salah satu contohnya adalah Solo, dimana beberapa kelompok PKK di daerah DIY dan daerah lainnya juga tertarik untuk mempelajari dan mengadopsi program ini. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli bibit tanaman di kampung sayur ini dengan harga yang terjangkau.
Manfaat yang didapatkan oleh masyarakat sekitar antara lain adalah mereka dapat belajar bagaimana mengolah pekarangan yang minim menjadi lokasi yang memiliki nilai ekonomis melalui pengembangbiakan tanaman. Selain itu, dengan adanya kampung sayur ini, masyarakat juga dapat memiliki sumber pangan yang lebih beragam dan sehat.
Selain itu, Kelompok Tani Gading Asri juga memiliki galeri yang menampilkan berbagai foto kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini. Galeri ini berfungsi sebagai media untuk mempromosikan kegiatan dan hasil-hasil dari komunitas ini kepada masyarakat luas. Dalam galeri ini, terdapat beberapa foto yang menampilkan anggota komunitas sedang bekerja di kebun, foto hasil panen, serta foto-foto kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas ini.
Komunitas Kelompok Tani Gading Asri juga memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan adalah pelatihan tentang pembibitan tanaman sayur. Dalam pelatihan ini, masyarakat dapat belajar bagaimana cara mengolah tanah, menanam bibit, serta merawat tanaman sayur agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.
Dalam komunitas ini, terdapat beberapa jenis tanaman sayur yang menjadi fokus utama dalam pengembangbiakan. Beberapa tanaman sayur yang dibibitkan dan ditanam oleh komunitas ini antara lain adalah terong, cabai, selada, kangkung, brokoli, bayam, dan kangkung. Semua tanaman ini dipilih karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat tumbuh dengan baik di lingkungan sekitar kampung ini.
Selain itu, Kelompok Tani Gading Asri juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat sekitar mengenai pengolahan hasil panen. Masyarakat diajarkan bagaimana cara mengolah sayuran yang telah dipanen menjadi makanan yang sehat dan lezat. Dalam pelatihan ini, masyarakat dapat belajar bagaimana cara memasak sayuran dengan benar agar tetap terjaga nilai gizinya.
Komunitas Kelompok Tani Gading Asri juga memiliki peran yang penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Dalam pengembangbiakan tanaman sayur, komunitas ini menggunakan metode-metode pertanian organik yang ramah lingkungan. Mereka tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia berbahaya dalam proses pembibitan maupun pemeliharaan tanaman. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas tanah dan menghindari kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan kimia.
Dalam upaya untuk lebih mengembangkan komunitas ini, Kelompok Tani Gading Asri juga menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti pemerintah daerah, universitas, dan lembaga swadaya masyarakat. Mereka bekerja sama dalam mengadakan pelatihan-pelatihan, mengadakan pameran, serta melakukan penelitian bersama untuk mengembangkan metode-metode pertanian organik yang lebih efektif dan efisien.
Selain itu, komunitas ini juga berperan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat sekitar. Mereka sering kali mengadakan kegiatan bakti sosial seperti pembagian makanan kepada masyarakat kurang mampu, pengobatan gratis, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Dalam perkembangannya, Kelompok Tani Gading Asri juga berencana untuk membuka pasar sayur sendiri di kampung ini. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat sekitar dalam mendapatkan sayuran segar dan sehat tanpa harus pergi ke pasar. Selain itu, dengan adanya pasar sayur ini, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga di kampung ini.
Dalam rangka mengembangkan komunitas ini, Kelompok Tani Gading Asri juga memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini. Mereka mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam pembibitan tanaman, pemeliharaan tanaman, dan kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas ini. Dengan bergabung dalam komunitas ini, masyarakat sekitar dapat belajar dan berbagi pengalaman dengan anggota komunitas lainnya dalam mengembangkan dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Dalam kesimpulannya, Kelompok Tani Gading Asri merupakan sebuah komunitas yang bergerak dalam bidang pertanian organik berbasis tanaman sayur. Komunitas ini didirikan dengan tujuan untuk menciptakan kampung yang indah dan asri serta memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat sekitar. Dalam pengembangbiakan tanaman sayur, komunitas ini menggunakan metode pertanian organik yang ramah lingkungan. Mereka juga aktif dalam kegiatan sosial serta berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Dalam perkembangannya, komunitas ini juga berencana untuk membuka pasar sayur sendiri di kampung ini.