Jnawi Breeze, Lawan Sumuk dengan Kopi Unik Jnawi Coffee



Jnawi Breeze, salah satu minuman signature Jnawi Coffee/Gudegnet-Trida

Gudeg.net—Pahit, manis, segar, dan bubbly. Paduan pas dan unik menikmati kopi di sore hari yang saat itu cukup sumuk. Jnawi Breeze adalah salah satu menu kopi andalan milik Jnawi Coffee yang berlokasi di Jalan Sareh, Kotabaru.

Perpaduan kopi dingin dengan soda dan lemon jadi jurus jitu hilangkan dahaga. Tempatnya pun cukup bersahaja namun kekinian.

Menggunakan mobil VW Combi sebagai coffee bar untuk tempat barista meracik minuman, sempat terpikir jika Jnawi Coffee kerap berpindah tempat.

“Sempat ingin pindah-pindah, tapi keadaan ternyata gak memungkinkan,” ungkap Aldhion Prakosa, manajer Jnawi Coffee saat berebincang dengan Gudegnet beberapa waktu lalu.

‘Parkir’ di salah satu rumah tua, banyak tempat duduk yang terbuka—menggunakan pagar beton di teras sebagai meja—dan meja kecil. Namun tak perlu bingung jika hujan menyapa, ada juga tempat yang terlindung dari langit.

Pertama kali operasional 18 Januari 2019 lalu di acara expo sneaker, Jnawi sempat tidak buka lagi selama sebulan. Saat itu rupanya hanya untuk tes pasar saja. “Kami pindah ke Jalan Sareh Februari awal,” cerita Dhion, panggilan akrab Aldhion.

Nama Jnawi sendiri diambil dari semboyan “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang mempunyai makna “tentram dan makmur serta sangat subur tanahnya”. Semboyan ini kerap digunakan untuk menggambarkan keadaan Indonesia.

Pemilik kedai kopi ini memiliki kedai kopi lain di pulau dewata dengan nama “Loh”. Jadilah “Jnawi” dipilih untuk nama kedai kopinya di Yogya. Jika di Bali Loh mempunyai konsep coffee dan resto, Jnawi mempunyai konsep sedikit berbeda, coffee dan roastery.

Tak hanya kopi, signature drink Jnawi juga ada yang non-kopi. Matcha Caramel bisa jadi pilihan saat tidak ingin menikmati kopi. Cita rasanya cukup unik, gurih dan manis. Jika bukan penggemar manis, minuman ini akan terasa sangat manis.

Red Velvet juga jadi pilihan favorit pengunjung yang tidak ingin minum kopi. Sedangkan minuman kopi lucu—bagi yang ingin minum kopi tapi tidak suka pahit—ada Chocobanana, paduan white chocolate dengan espresso, susu, dan tentu saja pisang.

Roastery Jnawi belum beroperasi saat ini. Nantinya, kopi Jnawi akan diproduksi sendiri di roastery ini. Kopi hasil gorengan Jnawi juga dapat dibeli oleh homemade coffee brewer.

“Rencananya awal tahun 2020 nanti kami akan mulai beroperasi (roastery). Tapi masih untuk Jnawi dulu, belum untuk umum,” ungkap Dhion lagi.

Single origin di Jnawi ada dua macam dan diberi nama Jnawi 01 dan Jnawi 02. Jnawi 01 adalah biji lokal dari roastery lokal. Sedangkan Jnawi 02 menggunkan biji impor yang diambil dari Expat atau Seniman, Bali. “Biasanya kami ambil beans yang unik,” lanjut Dhion.

Dapat menampung sekitar 70-an orang, Jnawi juga bisa dipesan untuk meeting atau gathering dengan kapasitas delapan orang. Namun, hanya bisa di malam hari dan harus memesan dari jauh hari sebelumnya.

Untuk pemesanan ruang meeting dapat menghubungi Dhion di 081227211183. Jnawi sendiri buka setiap Minggu-Kamis pukul 15.00-01.00 WIB, dan Jumat-Sabtu pukul 15.00-02.00 WIB.

Lokasinya sudah Google Map ready. Dari Jalan Suroto ke selatan (ke arah Kridosono), belok kiri (timur) setelah Bentara Budaya (Kompas). Saat menemukan pertigaan, belok ke kiri lagi, Jnawi ada di ujung jalan sebelah kiri.

Jnawi Breeze, minuman signature Jnawi Coffee/Gudegnet-Trida, adalah salah satu menu yang sangat diminati oleh pengunjung di Jnawi Coffee. Minuman ini adalah paduan antara kopi dingin, soda, dan lemon yang memberikan sensasi pahit, manis, segar, dan berkarbonasi. Dalam sebuah sore yang cukup sumuk, Jnawi Breeze bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghilangkan dahaga.

Jnawi Coffee terletak di Jalan Sareh, Kotabaru. Meskipun tempatnya cukup bersahaja, namun memiliki nuansa kekinian yang menarik. Uniknya, Jnawi Coffee menggunakan mobil VW Combi sebagai coffee bar untuk tempat barista meracik minuman. Hal ini membuat kedai kopi ini terlihat berbeda dan unik.

Dalam sebuah wawancara dengan Gudegnet, Aldhion Prakosa, manajer Jnawi Coffee, mengungkapkan bahwa awalnya mereka sempat ingin pindah-pindah lokasi, namun keadaan tidak memungkinkan. Akhirnya mereka memilih untuk tetap berada di salah satu rumah tua yang memiliki tempat duduk terbuka. Pagar beton di teras digunakan sebagai meja, dan terdapat juga meja kecil. Meskipun begitu, jika hujan tiba-tiba datang, pengunjung tetap bisa duduk di tempat yang terlindung dari langit.

Jnawi Coffee pertama kali dibuka pada tanggal 18 Januari 2019, namun hanya untuk tes pasar pada acara expo sneaker. Setelah itu, mereka pindah ke Jalan Sareh pada bulan Februari. Nama Jnawi sendiri diambil dari semboyan “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang memiliki makna “tentram dan makmur serta sangat subur tanahnya”. Semboyan ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan Indonesia.

Pemilik kedai kopi ini juga memiliki kedai kopi lain di pulau Bali dengan nama “Loh”. Namun, konsep kedai kopi Jnawi di Yogya sedikit berbeda, yaitu lebih fokus pada kopi dan roastery. Selain kopi, Jnawi Coffee juga menawarkan minuman non-kopi seperti Matcha Caramel yang memiliki cita rasa unik, gurih, dan manis. Bagi pengunjung yang tidak ingin minum kopi, Red Velvet juga menjadi pilihan favorit. Sedangkan bagi yang ingin minum kopi namun tidak suka pahit, ada Chocobanana yang merupakan paduan antara white chocolate, espresso, susu, dan pisang.

Saat ini, roastery Jnawi belum beroperasi. Rencananya, mereka akan mulai beroperasi pada awal tahun 2020. Kopi Jnawi akan diproduksi sendiri di roastery ini. Kopi hasil gorengan Jnawi juga dapat dibeli oleh homemade coffee brewer. Namun, saat ini roastery hanya untuk kebutuhan Jnawi Coffee saja dan belum untuk umum.

Jnawi Coffee dapat menampung sekitar 70-an orang, dan juga bisa dipesan untuk meeting atau gathering dengan kapasitas delapan orang. Namun, pemesanan ruang meeting harus dilakukan jauh hari sebelumnya dan hanya bisa dilakukan pada malam hari. Untuk pemesanan ruang meeting, dapat menghubungi Dhion di nomor 081227211183. Jnawi Coffee buka setiap Minggu-Kamis pukul 15.00-01.00 WIB, dan Jumat-Sabtu pukul 15.00-02.00 WIB.

Lokasi Jnawi Coffee sudah Google Map ready. Untuk menuju ke Jnawi Coffee dari Jalan Suroto, Anda perlu mengarah ke selatan (ke arah Kridosono), kemudian belok kiri (timur) setelah Bentara Budaya (Kompas). Saat menemukan pertigaan, belok ke kiri lagi, dan Jnawi Coffee berada di ujung jalan sebelah kiri.

Dengan menu-menu kopi yang unik dan tempat yang nyaman, Jnawi Coffee merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk menikmati kopi di Kota Yogyakarta. Dengan suasana yang cozy dan pelayanan yang ramah, pengunjung bisa merasakan sensasi yang berbeda dalam menikmati kopi. Bagi pecinta kopi, Jnawi Coffee adalah tempat yang wajib dikunjungi.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *