Currywurst di Daheim-Gudegnet/Trida
Currywurst di Daheim-Gudegnet/Trida adalah sebuah kafe bergaya Jerman yang baru dibuka di kawasan Jalan Pandega Marta. Kafe ini menawarkan pengalaman yang unik dan sangat instagenic bagi mereka yang masih memiliki semangat untuk jalan-jalan dan eksis selama pandemi ini. Dengan struktur bangunan yang bergaya Jerman, kafe ini menyediakan sudut-sudut cantik yang cocok untuk berfoto. Selain itu, terdapat juga sebuah koridor yang dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat seperti salah satu gang di Jerman. Hal ini tentunya menambah keseruan dan keunikan dari kafe ini.
Nama “Daheim” sendiri berasal dari bahasa Jerman yang berarti “rumah”. Andhika Yopi, pemilik kafe ini, menjelaskan bahwa nama ini dipilih karena merefleksikan tempat ini yang awalnya memang merupakan rumah tempat tinggal. Selain itu, ia juga berusaha agar kafe ini bisa menjadi rumah bagi semua orang. Oleh karena itu, ia menggunakan tagline “kaffe, kolab, kultur” yang menandakan bahwa kafe ini tidak hanya sekadar tempat untuk minum kopi, tetapi juga merupakan tempat untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam berbagai bidang.
Yopi menjelaskan bahwa ketiga hal tersebut merupakan inti dari bisnis kafe ini. Kafe ini tidak hanya menyediakan tempat untuk minum kopi, tetapi juga menyediakan ruang kerja bersama (co-working space) dan ruang kolaborasi (collaborative space) yang ditujukan untuk komunitas. Dengan demikian, kafe ini ingin menjadi titik pertemuan bagi orang-orang dengan berbagai kepentingan dan latar belakang yang berbeda.
Pilihan tema Jerman untuk kafe ini tidaklah sembarangan. Yopi memilih tema Jerman ini sebagai wujud nostalgia pribadinya. Ia menghabiskan satu dekade tinggal dan belajar di Jerman, sehingga tema ini menjadi sangat berarti baginya. Hal ini dapat dilihat dari pernak-pernik dan hiasan khas Jerman yang banyak bertebaran di area kafe. Semua pajangan dan pernak-pernik ini dibawa langsung oleh Yopi dari Jerman, sehingga menciptakan suasana yang autentik dan mengingatkan pada masa-masa yang dihabiskannya di sana.
Selain menawarkan tempat yang indah untuk berfoto, kafe ini juga menyajikan berbagai makanan dan minuman khas Jerman. Meskipun bir merupakan minuman khas Jerman yang paling terkenal, Yopi mengaku masih bimbang antara menyajikan makanan yang “benar-benar” bercita rasa Jerman atau “di-Indonesiakan”. Menurutnya, makanan barat cenderung memiliki cita rasa yang hambar, sedangkan orang Indonesia lebih terbiasa dengan makanan yang memiliki rasa yang kaya. Oleh karena itu, Yopi masih mencoba untuk menemukan keseimbangan antara dua gaya masakan ini.
Salah satu makanan khas Jerman yang dapat dicoba di kafe ini adalah “Jägerschnitzel” dan “Currywurst”. Jägerschnitzel adalah ayam gepuk yang dilapisi tepung roti dan digoreng. Ayam ini disajikan bersama saus krim jamur dan sayuran. Sedangkan Currywurst adalah sosis bratwurst khas Jerman yang disiram dengan saus kari. Menu ini juga disajikan dengan sayuran. Ada tiga macam saus yang dapat dipilih untuk menemani schintzel maupun wurst, yaitu saus Jäger, saus Cream Pepper, dan saus Balkan. Ketiga saus ini merupakan saus yang relatif khas di Jerman.
Selain makanan, kafe ini juga menyediakan berbagai minuman yang menarik. Ada berbagai varian kopi yang dapat dinikmati di kafe ini. Salah satu favorit pengunjung Daheim adalah “Avocado Latte”, yaitu kopi dengan susu dan alpukat. Selain itu, terdapat juga minuman nonkopi yang populer, seperti “Apfelschorle”, yaitu soda apel yang segar dan nikmat. Ada juga “Royal Sparkling”, yaitu minuman segar dengan soda yang diolah dengan rempah-rempah ala Daheim.
Beberapa jenis kopi yang disajikan di kafe ini didatangkan langsung oleh Yopi dari roastery Jerman. Kopi-kopi ini merupakan jenis kopi khas yang dapat ditemui di kedai kopi di Jerman. Namun, karena adanya hambatan dalam pengiriman, kopi-kopi ini hanya tersedia dalam waktu tertentu saja. Yopi berencana untuk membuka open brewing bar di kafe ini. Di open brewing bar ini, para pecinta kopi dapat membuat kopi mereka sendiri dengan menggunakan metode manual brew. Alat-alat yang diperlukan untuk membuat kopi akan disediakan oleh Daheim.
Lokasi kafe ini berada di Jalan Pandega Marta No.39, Manggung, Caturtunggal, Depok. Tempat ini mudah ditemukan jika sudah berada di Jalan Pandega Marta. Kafe ini buka setiap hari dari pukul 12.00-22.00 WIB. Tempat parkir yang tersedia di sini cukup memadai untuk menampung mobil dan motor, meskipun tidak terlalu luas. Kafe ini juga menyediakan akses WiFi dan musala, sehingga para pengunjung dapat dengan nyaman menghabiskan waktu di sini. Namun, penting untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti mencuci tangan sebelum masuk ke dalam kafe.
Dengan konsep kafe yang unik dan menarik, Daheim-Gudegnet/Trida menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh pecinta kafe dan penggemar budaya Jerman. Kafe ini tidak hanya menawarkan suasana yang indah dan makanan yang lezat, tetapi juga menjadi tempat yang cocok untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Dengan adanya ruang kerja bersama dan ruang kolaborasi, kafe ini mendorong terciptanya kerjasama dan kolaborasi antar komunitas. Dengan demikian, Daheim-Gudegnet/Trida menjadi tempat yang lebih dari sekadar kafe, tetapi juga menjadi pusat kegiatan dan pertemuan bagi orang-orang yang memiliki minat dan kepentingan yang sama.