Gunung Mijil, yang terletak di Desa Wisata Gunung Mijil (Dewi Gumi), Guwosari, Pajangan, Bantul, merupakan salah satu wisata alam yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Gunung Mijil ini sebenarnya adalah petilasan Pangeran Diponegoro, seorang pahlawan nasional yang sangat dihormati oleh masyarakat Indonesia.
Ketua Pengelola Dewi Gumi, Aris Suharson, menjelaskan bahwa Gunung Mijil merupakan tempat yang digunakan untuk mengabarkan tanda perang dan tanda aman dengan menggunakan kentong titir. Selain itu, tempat yang tinggi ini juga digunakan sebagai tempat untuk memata-matai pasukan Belanda. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Gunung Mijil dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Suharson juga menjelaskan bahwa Gunung Mijil merupakan tempat pertahanan Diponegoro sebelum melanjutkan perjuangan ke Selarong. Tempat ini juga menjadi lokasi perang yang mengawali perang Jawa. Sejarah ini menjadi bukti nyata betapa berani dan gigihnya perjuangan Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda.
“Dewi Gumi adalah tempat di mana Diponegoro pertama kali berperang setelah melarikan diri dari Tegalrejo menuju Selarong,” ungkap Suharson kepada Gudegnet. Hal ini menunjukkan betapa bersejarahnya Gunung Mijil dan betapa pentingnya tempat ini dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Tempat wisata Gunung Mijil baru dibuka untuk umum pada bulan Agustus 2019. Suharson juga menjelaskan bahwa ketinggian Gunung Mijil sebenarnya lebih tinggi dua meter dari kondisi saat ini. Namun, ketinggian tersebut berkurang karena adanya aktivitas penggalian yang dilakukan di sekitar area Gunung Mijil. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi nilai sejarah dan keindahan alam yang dimiliki oleh Gunung Mijil.
Suharson sendiri mengaku mengetahui sejarah Gunung Mijil setelah mengikuti sebuah seminar di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelumnya, tidak ada perhatian khusus dari masyarakat terhadap tempat ini. Namun, setelah mengetahui betapa bersejarahnya Gunung Mijil, Suharson bersama dengan masyarakat setempat berinisiatif untuk membangun dan mengembangkan tempat ini.
Setelah melakukan rapat, diputuskan bahwa Gunung Mijil merupakan tempat yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Hal ini sejalan dengan program dari Kelurahan yang ingin memunculkan satu ikon dalam satu dusun. Oleh karena itu, izin dari Keraton Yogyakarta pun diberikan, dan bersama-sama dengan masyarakat, tempat wisata Gunung Mijil ini pun dibangun.
Saat ini, belum ada tarif yang dipatok untuk memasuki tempat wisata Gunung Mijil. Pengunjung diperbolehkan untuk menyumbangkan seikhlasnya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan dan pemeliharaan tempat ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat menghargai dan menyadari betapa berharganya Gunung Mijil sebagai warisan sejarah yang perlu dilestarikan.
Gunung Mijil tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menjadi saksi bisu dari perjuangan seorang pahlawan nasional. Melihat keberadaan Gunung Mijil ini, kita diingatkan akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kita dalam melawan penjajah. Tempat ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan menghormati sejarah bangsa.
Tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara sering mengunjungi Gunung Mijil untuk menikmati keindahan alam dan merasakan atmosfer sejarah yang begitu kental. Hal ini juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Bantul dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Pemerintah dan masyarakat setempat juga memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan Gunung Mijil. Diperlukan upaya yang terus menerus untuk mempromosikan tempat ini dan meningkatkan fasilitas yang ada agar pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama berada di Gunung Mijil.
Selain itu, diperlukan juga upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam di sekitar Gunung Mijil. Pengunjung diharapkan untuk tidak merusak atau mengambil apapun yang ada di area Gunung Mijil. Dengan demikian, kita dapat menjaga keindahan alam dan memastikan bahwa generasi mendatang juga dapat menikmati keindahan tempat ini.
Gunung Mijil adalah salah satu warisan berharga yang perlu kita jaga dan lestarikan. Keberadaannya bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai saksi bisu dari sejarah perjuangan bangsa. Mari kita jaga dan lestarikan Gunung Mijil agar warisan berharga ini dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.