Gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja adalah salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta, Indonesia. Terletak di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, tempat ini memiliki daya tarik yang unik dan menarik bagi pengunjungnya.
Salah satu hal yang membuat gereja ini menarik adalah arsitektur candi yang ada di satu kompleks bersama gereja. Arsitektur ini memadukan gaya Eropa, Jawa, Hindu, dan Budha, menciptakan suasana yang unik dan memukau. Pengunjung dapat menikmati keindahan dan keunikan bangunan ini serta merasakan atmosfir yang khusus.
Selain itu, gereja Hati Kudus dan Candi Ganjuran Jogja juga dipercaya memiliki kekuatan untuk mengabulkan keinginan. Berdoa di candi Ganjuran atau gerejanya dipercaya bisa mengabulkan permohonan yang diajukan oleh peziarah. Hal ini membuat tempat ini menjadi tujuan yang populer bagi mereka yang memiliki keinginan khusus.
Selain sebagai tempat berdoa, tempat ini juga diyakini memiliki kekuatan penyembuhan. Di sebelah barat candi Ganjuran terdapat beberapa kran yang biasanya digunakan untuk mencuci muka, tangan, dan kaki sebelum berdoa. Air dari kran ini konon dapat membawa kesembuhan bagi mereka yang sedang sakit. Beberapa pengunjung bahkan membawa botol kosong untuk mengisi air dari kran ini dan membawanya pulang.
Salah satu acara yang menarik di gereja ini adalah novena malam Jumat pertama. Novena ini dipercaya memiliki kekuatan untuk mengabulkan keinginan. Selama periode tertentu, biasanya dari 1 Oktober 2015 hingga 26 Juni 2016, terdapat 10 kali novena malam Jumat pertama. Acara ini sangat menarik bagi para peziarah dari luar kota yang datang untuk berdoa dan mencari keberkahan.
Bagi pengunjung yang datang dari luar kota dan tidak membawa kendaraan pribadi, gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja juga menyediakan tempat menginap gratis. Pengunjung dapat menginap di pendopo di kompleks candi Ganjuran bersama peziarah lainnya. Ini adalah fasilitas yang sangat berguna bagi mereka yang perlu menunggu kendaraan esok pagi atau yang mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang.
Sebagai informasi tambahan, bagi peziarah yang menggunakan kendaraan pribadi, mereka dapat datang ke gereja ini setiap waktu. Namun, bagi mereka yang harus menggunakan kendaraan umum, seperti bis dari terminal Giwangan, perlu diperhatikan bahwa bis tersebut biasanya berhenti sebelum pukul 4 sore dan baru beroperasi kembali sekitar pukul 6 pagi keesokan harinya.
Hal yang menarik dari gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja adalah biaya masuk yang gratis. Pengunjung tidak perlu membayar sepeser pun untuk berdoa atau mengunjungi candi Ganjuran. Ini adalah keuntungan bagi mereka yang ingin mengunjungi tempat ini tanpa harus khawatir dengan biaya masuk.
Selain itu, tempat ini juga terbuka untuk umat non-Katolik atau umat Kristiani. Tidak ada larangan bagi mereka untuk berdoa di candi Ganjuran. Semua orang, tanpa memandang agama, dapat mengunjungi tempat ini dan merasakan keberkahan yang ada di sana.
Selama mengunjungi gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, setiap pengunjung bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan sendiri. Oleh karena itu, disarankan untuk membawa tas plastik sendiri sebagai tempat sampah sebelum dibuang di tempat yang telah disediakan.
Kedua, meskipun pengunjung diperbolehkan untuk mengambil foto di tempat ini, perlu diingat bahwa candi Ganjuran adalah tempat ibadah. Oleh karena itu, pengunjung diharapkan untuk memperhatikan situasi sekitar dan tidak mengganggu ketenangan mereka yang sedang beribadah.
Ketiga, sebelum memasuki area candi, disarankan untuk mengubah pengaturan telepon genggam ke mode getar. Hal ini bertujuan untuk menghindari gangguan terhadap peziarah lainnya yang sedang berdoa atau beribadah di tempat ini.
Bagi mereka yang ingin mencapai gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja, ada beberapa rute yang dapat diikuti. Bagi pengunjung yang datang dari Terminal Giwangan, mereka dapat mengambil rute sebagai berikut:
1. Dari perempatan terminal Giwangan, belok ke kanan (barat) dan menyusuri ring road menuju perempatan jalan Parangtritis.
2. Dari perempatan jalan Parangtritis, terus ke arah barat sampai mencapai perempatan jalan Bantul.
3. Dari perempatan jalan Bantul, belok ke kiri (selatan) dan terus menyusuri jalan Bantul.
4. Dari jalan Bantul, terus ke selatan melewati perempatan (jalan Pemuda – Pramuka – Bantul – Jenderal Sudirman) hingga mencapai kantor PMI Bantul.
5. Dari perempatan tersebut, terus ke selatan (arah pantai Samas) melewati jalan Jenderal Sudirman, jalan KH. Wahid Hasyim, dan jalan Samas.
6. Setelah sekitar 20 menit perjalanan atau sekitar 10 km, pengunjung akan menemukan papan penunjuk arah ke Ganjuran di sebelah kiri jalan, di samping pertigaan jalan Samas dan jalan Ganjuran.
7. Dari pertigaan tersebut, belok ke kiri (timur) dan terus menyusuri jalan tersebut sekitar 500 meter. Gereja Hati Kudus Yesus dan candi Ganjuran akan terlihat di sebelah kiri jalan.
Dengan mengikuti rute ini, pengunjung dapat mencapai gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja dengan mudah.
Dalam perjalanan menuju gereja ini, pengunjung akan melewati pemandangan yang indah dan menikmati suasana yang tenang. Ketika tiba di tempat ini, pengunjung akan merasakan kedamaian dan keberkahan yang ada di sini. Gereja Hati Kudus Yesus dan Candi Ganjuran Jogja adalah tempat yang sempurna untuk berdoa, mencari keberkahan, dan merasakan kedamaian yang jarang ditemukan di tempat lain.