Empu Sungkowo Harumbrodjo adalah seorang seniman keris yang sangat terkenal di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ia merupakan putra dari Empu Djeno Harumbrodjo, seorang pembuat keris yang juga terkenal. Empu Sungkowo telah mengabdikan dirinya dalam seni pembuatan keris sejak tahun 1997.
Keris adalah senjata tradisional Indonesia yang memiliki makna dan nilai budaya yang sangat tinggi. Pembuatan keris menjadi sebuah karya seni yang membutuhkan keahlian dan ketelitian yang tinggi. Empu Sungkowo adalah satu-satunya pembuat keris di wilayah ini, dan ia sangat terampil dalam membuat berbagai jenis keris dengan berbagai motif pamor.
Pamor adalah motif yang terdapat pada bilah keris. Ada banyak jenis pamor yang dibuat oleh Empu Sungkowo, antara lain Ujung, Ujung Gunung, Rojo Gumbolo, Lawesetukel, Pari Sewuli, Uler Lulut, Blarak Ngirit, Nogo Rangsang, Ronduru, Kembang Anggrek, Rambut Keli, Rekep Bayu, Tunjung, Batu Lapak, Tunggak Semi, Pancuran Emas, Rupotolo, Tebu Sauyun, Lintang Purbo, Pangeran Welang, dan masih banyak lagi. Setiap motif pamor memiliki makna dan filosofi tersendiri, sehingga keris yang dibuat oleh Empu Sungkowo memiliki nilai seni yang sangat tinggi.
Proses pembuatan satu keris oleh Empu Sungkowo membutuhkan waktu antara 20 hingga 30 hari. Hal ini menunjukkan tingkat ketelitian dan kesabaran yang dimiliki oleh Empu Sungkowo dalam menciptakan karya seni yang sempurna. Keris yang dibuat olehnya memiliki kualitas yang sangat baik, baik dari segi tampilan maupun kekuatan dan ketajaman bilahnya.
Harga per keris yang dibuat oleh Empu Sungkowo bervariasi, tergantung pada tingkat kesulitan dalam pembuatannya dan bahan pembentuknya. Harga keris tersebut berkisar antara 8 hingga 20 juta rupiah. Meskipun harganya cukup tinggi, namun banyak kolektor seni dan penggemar keris yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk memiliki salah satu karya seni dari Empu Sungkowo.
Untuk menuju ke kediaman Empu Sungkowo Harumbrodjo, terdapat beberapa jalur yang dapat ditempuh. Jika Anda berada di arah timur, Anda dapat menuju jalan Godean dan terus ke arah barat sampai ke Pasar Godean. Dari pasar Godean, Anda harus melewati satu perempatan lagi dan terus ke arah barat sekitar 1 kilometer sampai ke pasar Ngijon yang berada di kiri jalan. Di pasar Ngijon, ada belokan ke kiri yang memiliki papan penunjuk arah bertuliskan Empu Sungkowo Harumbrodjo – 700 meter. Anda tinggal mengikuti jalan tersebut sejauh 500 meter sampai menemukan masjid pertama di kanan jalan. Kediaman Empu Sungkowo berada di belakang masjid tersebut.
Empu Sungkowo juga memiliki sebuah galeri di kediamannya yang menampilkan berbagai keris karyaannya. Galeri ini berisi berbagai macam keris dengan berbagai motif pamor yang indah. Pengunjung dapat melihat dan mempelajari lebih lanjut tentang seni pembuatan keris dari Empu Sungkowo di galeri ini.
Dalam mengunjungi kediaman Empu Sungkowo Harumbrodjo, pengunjung akan merasakan suasana yang kental dengan seni dan keahlian dalam pembuatan keris. Empu Sungkowo adalah sosok yang sangat menghormati dan menjaga nilai-nilai tradisi dalam seni pembuatan keris. Ia merupakan pewaris ilmu dan keahlian dari keluarganya, dan ia berusaha untuk terus melestarikan seni pembuatan keris ini agar tidak punah.
Dengan demikian, Empu Sungkowo Harumbrodjo adalah sosok yang patut dihormati dalam dunia seni pembuatan keris. Keterampilan dan keahliannya dalam menciptakan karya seni yang indah dan bernilai tinggi membuatnya menjadi salah satu seniman keris terbaik di Indonesia. Jika Anda memiliki minat dalam seni tradisional Indonesia, maka mengunjungi kediaman Empu Sungkowo dan melihat karya-karyanya adalah pengalaman yang sangat berharga.