Desa Wisata Turgo Yogyakarta



Desa Wisata Turgo Yogyakarta, yang terletak di Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, merupakan destinasi wisata yang menawarkan berbagai potensi menarik. Desa ini memiliki keunikan tersendiri karena letaknya yang berada di lereng Gunung Merapi, salah satu gunung berapi terkenal di Indonesia. Meskipun desa ini menjadi saksi bisu dari amukan Wedhus Gembel, yang membuat sebagian besar wilayah sekitar Merapi menjadi hancur, Turgo tetap bertahan dengan sebagian besar potensinya.

Salah satu keunikan desa ini adalah ketinggiannya yang mencapai 900 meter di atas permukaan laut (dpl), menjadikannya salah satu desa dengan ketinggian terbesar. Hal ini memberikan keunikan tersendiri karena udara di desa ini terasa sejuk, namun juga memiliki kesan yang ngangeni. Desa Wisata Turgo menawarkan berbagai potensi wisata menarik, seperti hutan pinus yang mempesona, kebun bambu yang rindang, kebun anggrek yang indah, rumah bekas bencana awan panas, hutan bekas pemukiman, view Gunung Merapi yang spektakuler, sungai yang jernih, dan Galeri Pondok Alam Desa yang menyediakan foto-foto indah tentang Gunung Merapi.

Akses menuju Desa Wisata Turgo juga sangat mudah, karena jalan menuju desa ini sangat mulus. Desa ini berjarak sekitar 26 km dari Kota Yogyakarta, dan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dalam waktu kurang lebih satu jam. Ketika Anda mengunjungi desa ini, Anda akan merasakan keramahan penduduk sekitar yang akan membuat perjalanan Anda semakin menyenangkan. Anda akan merasakan kebahagiaan saat menjelajahi hutan dan jalan setapak menuju lokasi treking, yang akan dipandu oleh penduduk setempat yang ramah dan berpengalaman.

Desa Wisata Turgo juga menawarkan berbagai paket wisata minat khusus yang dapat Anda coba. Salah satunya adalah paket treking Gunung Merapi, yang menawarkan tantangan dan keindahan alam yang luar biasa. Dalam mencoba tantangan ini, Anda diwajibkan membawa perlengkapan yang memadai, seperti sepatu yang kuat, jaket pelindung agar tidak terlalu dingin saat Anda naik ke atas, perlengkapan makanan dan minuman, serta mantel untuk antisipasi hujan dadakan. Anda juga disarankan untuk berangkat sebelum jam 9 pagi agar Anda dapat menikmati suasana dan panorama indah yang dapat Anda abadikan melalui kamera kesayangan Anda.

Namun, jika Anda tidak memiliki binokular, jangan khawatir karena Desa Wisata Turgo juga menyediakan fasilitas teropong untuk melihat binatang dari jarak jauh. Pemandu yang akan menemani Anda selama treking juga akan selalu membawa P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) dan handy talkie untuk melakukan komunikasi secara terpadu. Setelah selesai treking, Anda juga bisa mencoba membuat teh asli dari daerah Turgo. Pohon teh juga dapat Anda temukan di desa ini, dan menurut penuturan Triyanto, seorang penduduk setempat, ada sekitar 60 jenis tanaman yang tumbuh di desa ini, seperti pohon cokelat, alpukat, nangka, kopi, dan lainnya.

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Desa Wisata Turgo, berikut ini adalah beberapa pilihan paket wisata yang tersedia. Namun, perlu diingat bahwa setiap paket wisata ini membutuhkan setidaknya 2 orang peserta. Paket pertama adalah paket 1 jam, yang menawarkan aktivitas treking, pembuatan teh, pengamatan flora dan fauna, atau berkebun. Harga paket ini adalah Rp. 10.000,- per orang. Paket kedua adalah paket 2 jam, yang mencakup treking dan pengamatan flora dan fauna dengan harga Rp. 20.000,- per orang. Paket ketiga adalah paket 4 jam, yang selain treking dan pengamatan flora dan fauna, juga mencakup metode pembuatan teh dan melihat video erupsi Gunung Merapi. Harga paket ini adalah Rp. 20.000,- per orang. Terakhir, ada paket 6 jam, yang mencakup treking, pengamatan flora dan fauna, metode pembuatan teh, melihat video erupsi Gunung Merapi, dan jarak treking yang lebih jauh. Harga paket ini adalah Rp. 60.000,- per orang.

Selain menawarkan pengalaman treking dan berbagai keindahan alam, Desa Wisata Turgo juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk merasakan kehidupan petani dan peternak hewan. Dalam paket wisata yang ditawarkan, Anda juga dapat menjadi petani sekaligus peternak sapi dadakan. Anda akan diperkenalkan dengan cara menanam, mencari rumput, dan memerah sapi, yang merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Untuk fasilitas penginapan, Desa Wisata Turgo menyediakan 9 lokasi home stay. Tarif menginap di desa ini cukup terjangkau, yaitu antara Rp. 30.000,- hingga Rp. 60.000,- per orang per malam, termasuk 3 kali makan. Jika Anda hanya ingin menginap tanpa disediakan makan, tarifnya adalah Rp. 12.500,- per orang per malam.

Untuk mengunjungi Desa Wisata Turgo, Anda dapat melakukan konfirmasi sebelum hari pelaksanaan minimal H minus 3. Hal ini dimaksudkan untuk pengaturan jadwal dan orang yang akan memandu Anda selama perjalanan. Anda dapat melakukan konfirmasi melalui kontak yang tersedia. Datanglah dan berkunjunglah ke Desa Wisata Turgo Purwobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan rasakan keindahan alam serta kehidupan masyarakat desa yang ramah dan hangat.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *