Desa Wisata Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo



Desa Wisata Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo

Desa Wisata Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo merupakan sebuah kampung batik yang terletak di Giriloyo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini menjadi sentra pengrajin batik tulis yang telah ada sejak awal abad 17 Masehi atau sekitar tahun 1700. Selama empat abad, tradisi pembuatan batik tulis di desa ini telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Pada tahun 2006, desa Giriloyo mengalami gempa yang menyebabkan matinya kegiatan ekonomi di desa ini. Namun, setelah gempa, banyak LSM yang masuk ke desa Giriloyo untuk membantu mengangkat kembali potensi batik tulis. Dalam kerjasama antara LSM dan masyarakat, dibangunlah sebuah tempat bernama Gazebo Wisata Giriloyo. Tempat ini berbentuk joglo-joglo yang berfungsi sebagai workshop dan galeri batik Giriloyo. Gazebo ini diresmikan pada tahun 2008 dan dikelola oleh paguyupan batik tulis. Di desa ini terdapat sekitar 1000 pengrajin batik yang terbagi menjadi 12 kelompok.

Mayoritas batik yang dihasilkan di desa Giriloyo adalah batik tulis. Meskipun ada juga batik cap, persentasenya cukup kecil, hanya sekitar 5% dan diproduksi berdasarkan pesanan. Setiap bulannya, kelompok pengrajin batik tulis desa Giriloyo dapat memproduksi hingga 100 buah batik tulis.

Proses pemasaran batik tulis Giriloyo terbagi menjadi dua. Pertama, penjualan secara konvensional, yaitu pembeli datang langsung ke Gazebo Wisata Giriloyo atau melalui kerjasama dengan penjual batik di kota. Kedua, penjualan secara online dengan menggunakan teknologi internet melalui website, Instagram, dan media sosial lainnya.

Harga batik tulis Giriloyo bervariasi, dimulai dari harga Rp. 500.000,00 hingga harga Rp. 2.000.000,- bahkan ada yang lebih mahal. Harga tersebut ditentukan oleh proses pembuatan dan motif batik tersebut. Semakin sulit motif dan semakin lama proses pembuatannya, maka harganya pun semakin mahal.

Di Gazebo Wisata Giriloyo, terdapat berbagai macam fasilitas dan aktivitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Pertama, terdapat Joglo Workshop di mana pengunjung dapat belajar membatik mulai dari pembuatan pola batik hingga membatik menggunakan canting. Untuk mengikuti workshop ini, dikenakan biaya mulai dari Rp. 25.000,00 hingga Rp. 50.000,00.

Selain itu, terdapat juga Gallery Batik Tulis yang menampilkan berbagai macam koleksi hasil dari para pengrajin batik tulis Giriloyo. Pengunjung dapat melihat dan membeli batik tulis yang diinginkan di sini. Selain itu, terdapat Joglo untuk seminar atau workshop, desa paket wisata, akses Wi-Fi, mushola, dan toilet yang dapat digunakan oleh pengunjung.

Untuk menuju ke Desa Wisata Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo, dari kota Yogyakarta dapat ditempuh dengan perjalanan melalui terminal Giwangan. Dari terminal Giwangan, perjalanan dilanjutkan menuju jalan Imogiri Timur dan lurus ke selatan melewati jembatan Kembang Songo. Setelah itu, belok ke timur mengikuti penunjuk arah menuju makam raja Cirebon. Setelah melewati cabang jalan, belok kanan menuju desa Giriloyo. Setelah kurang lebih 200 meter, ada Joglo besar yang merupakan Gazebo Wisata Giriloyo.

Desa Wisata Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo merupakan tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi bagi pecinta batik. Selain dapat melihat proses pembuatan batik tulis secara langsung, pengunjung juga dapat membeli batik tulis berkualitas tinggi sebagai oleh-oleh. Dengan adanya sentra industri batik tulis ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa Giriloyo dan melestarikan budaya batik tulis yang telah ada selama berabad-abad.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *