Candi Sojiwan
Candi Sojiwan adalah salah satu candi yang terletak di Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Candi ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang harus dijaga dan dilestarikan. Candi Sojiwan dibangun pada periode antara tahun 842 dan 850 Masehi, seperti yang tercatat dalam beberapa prasasti yang sekarang disimpan di Museum Nasional Republik Indonesia di Jakarta.
Menurut prasasti Rukam yang berangka tahun 829 Saka (907 M), candi ini dibangun sebagai upacara peresmian perbaikan Desa Rukam yang sebelumnya hancur akibat letusan gunung berapi. Ratu Pramodhawardhani sebagai tokoh pelindung desa ini, memberikan kewajiban kepada warga Desa Rukam untuk menjaga dan memelihara bangunan suci yang terletak di Limwung. Bangunan suci ini kemudian dikaitkan dengan candi Sojiwan, dan dinamai berdasarkan Ratu Pramodhawardhani. Candi Sojiwan merupakan candi pedharmaan yang dipersembahkan untuk Ratu Pramodhawardhani.
Tentang Candi Sojiwan
Candi Sojiwan adalah candi yang memiliki arsitektur khas Jawa Tengah. Candi ini terdiri dari satu candi utama dan beberapa bagian yang masih dalam tahap renovasi atau perbaikan. Di sekitar candi utama terdapat taman yang memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi pengunjung. Candi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Tengah.
Alamat / Lokasi
Candi Sojiwan terletak di Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Lokasinya sangat strategis dan mudah diakses. Pengunjung dapat mencapai candi ini dengan menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Jarak tempuh dari jalan Solo, Yogyakarta adalah sekitar 18 km dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Harga Tiket Masuk
Untuk masuk ke Candi Sojiwan, pengunjung dikenakan tiket masuk dengan harga seikhlasnya atau sukarela. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada semua kalangan masyarakat untuk mengunjungi candi ini tanpa harus terbebani oleh biaya tiket yang mahal.
Deskripsi Bangunan
Candi Sojiwan terdiri dari satu candi utama yang memiliki arsitektur khas Jawa Tengah. Bangunan candi ini cukup besar dan megah, dengan detail ukiran yang sangat indah. Meskipun ada beberapa bagian yang masih dalam tahap renovasi atau perbaikan, namun keindahan dan keagungan candi ini tetap dapat terlihat. Di sekitar candi utama terdapat taman yang memberikan suasana yang sejuk dan nyaman bagi pengunjung.
Deskripsi Lingkungan
Candi Sojiwan terletak di tengah pemukiman warga. Hal ini membuat candi ini memiliki lingkungan yang cukup ramai dan hidup. Selain itu, candi ini juga dikelilingi oleh kebun jagung dan areal persawahan yang memberikan pemandangan yang indah dan menenangkan. Di bagian selatan candi terdapat makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa tokoh masyarakat setempat. Selain itu, sudah ada jalan beraspal yang menghubungkan candi ini dengan jalan utama, sehingga memudahkan para pengunjung untuk mencapai candi ini.
Cara Menuju Lokasi
Untuk mencapai Candi Sojiwan dari jalan Solo, Yogyakarta, pengunjung dapat mengikuti rute berikut:
1. Dari Rumah Makan Ayam Goreng Suharti, arahkan kendaraan ke timur sampai mencapai lampu lalu lintas sebelum pasar Prambanan.
2. Belok kanan (selatan) menuju stasiun Prambanan.
3. Ikuti jalan beraspal sampai menemukan pertigaan yang ada tugu di tengahnya.
4. Lurus terus sampai menyeberang rel kereta api.
5. Pada perempatan pertama, belok kiri (timur).
6. Ikuti jalan beraspal sekitar 300 meter.
7. Candi Sojiwan berada di sisi kanan (selatan) jalan.
Waktu Terbaik Untuk Berkunjung
Candi Sojiwan buka setiap hari dari Senin hingga Minggu dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 16.00. Untuk menghindari terik matahari, disarankan untuk datang pada pagi hari. Walaupun candi ini berada di lokasi yang cukup teduh, namun pada siang hari akan terasa panas. Oleh karena itu, disarankan untuk membawa payung atau perlindungan dari panas matahari.
Fasilitas Umum
Di sekitar Candi Sojiwan terdapat beberapa fasilitas umum yang dapat digunakan oleh pengunjung. Terdapat warung kecil di depan candi yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Namun, tempat parkir untuk mobil tidak memadai, sehingga pengunjung disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Selain itu, di dalam kompleks candi terdapat toilet yang dapat digunakan oleh pengunjung.
Dalam mengunjungi Candi Sojiwan, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Pengunjung diharapkan untuk membawa kantong plastik sendiri untuk membuang sampah, karena di tempat ini tidak disediakan tempat sampah yang memadai. Selain itu, candi ini hanya buka antara pukul 06.00 hingga 18.00. Oleh karena itu, disarankan untuk datang antara jam tersebut agar tidak kecewa dengan penutupan candi.
Gallery
Dalam gallery ini, terdapat beberapa foto-foto candi Sojiwan yang dapat memberikan gambaran tentang keindahan dan keagungan candi ini. Foto-foto ini diambil dari berbagai sudut pandang untuk memberikan pengalaman visual yang lebih lengkap kepada pengunjung. Dengan melihat foto-foto ini, pengunjung dapat merasakan keindahan dan keagungan candi ini sebelum benar-benar mengunjunginya.
Candi Sojiwan merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Tengah. Dengan keindahan dan keagungan arsitektur candi yang masih terjaga, candi ini menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain itu, nilai sejarah yang terkandung dalam candi ini juga menjadi alasan mengapa candi ini harus dijaga dan dilestarikan.
Dalam mengunjungi candi ini, pengunjung diharapkan untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian candi. Hindari merusak atau mencoret-coret bangunan candi, serta jangan membuang sampah sembarangan. Dengan menjaga dan melestarikan candi ini, kita dapat memperoleh manfaat jangka panjang dalam menjaga warisan budaya dan sejarah bangsa.