Bursa Agro Jogja (BAJ) Kota Yogyakarta adalah sentra pemasaran komoditas pertanian perkotaan terpadu yang dibangun oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. BAJ ini berlokasi di Kebun Bibit Dongkelan Barat, yang terletak di Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Dengan luas lahan sekitar 14.030 m2, BAJ didesain sebagai tempat yang nyaman untuk berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan pertanian pola perkotaan.
Salah satu tujuan utama pembangunan BAJ ini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Yogyakarta akan hasil pertanian perkotaan. Sebagai daerah perkotaan, Yogyakarta memiliki banyak konsumen yang tertarik dengan produk pertanian hobies. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Yogyakarta berinisiatif untuk membantu para petani dalam memasarkan produk mereka dengan cara membangun BAJ.
BAJ resmi dibuka oleh Walikota Yogyakarta pada tanggal 20 Januari 2008. Sejak itu, BAJ menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Di BAJ ini, terdapat berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan pertanian pola perkotaan. Beberapa kegiatan tersebut antara lain meliputi pengembangan promosi dan informasi teknologi pertanian pola perkotaan melalui berbagai kegiatan pameran dan lomba pertanian pola perkotaan yang bernuansa hobies, serta pengembangan pemasaran hasil pertanian pola perkotaan melalui penyediaan sarana tempat penjualan.
Ruang dalam pengembangan BAJ terdiri dari beberapa zona yang memiliki fungsi masing-masing. Zona pertama adalah Zona Penerimaan, yang merupakan area masuk ke BAJ. Di zona ini, pengunjung bisa mendapatkan informasi mengenai kegiatan yang ada di BAJ serta peta lokasi BAJ yang bisa memudahkan mereka dalam menjelajahi area BAJ.
Zona kedua adalah Zona Edukasi. Di zona ini, pengunjung dapat belajar mengenai pertanian pola perkotaan melalui berbagai fasilitas yang disediakan, seperti taman-taman pendidikan pertanian dan ruang edukasi. Di zona ini juga terdapat fasilitas untuk kegiatan pendidikan, seperti playgroup, TK, SD, dan SLTP.
Zona Display Tanaman Hias adalah zona ketiga di BAJ. Di zona ini, terdapat dua puluh lima kios yang disewa oleh Asosiasi/Kelompok Tani/Pelaku Usaha Pertanian untuk berjualan tanaman hias, saprodi, dan pendukungnya. Selain itu, di zona ini juga terdapat gedung display pemasaran tanaman hias yang merupakan tempat untuk promosi dan transaksi komoditas pertanian perkotaan.
Zona Retail Ikan Hias adalah zona keempat di BAJ. Di zona ini, terdapat dua puluh kios yang ditempati oleh Pedagang Ikan Hias Pasar Ngasem. Pedagang ini direlokasikan ke BAJ sejak tahun 2007 karena Pasar Ngasem akan dikembalikan fungsinya sebagai wilayah Cagar Budaya Taman Sari.
Selanjutnya, ada Zona Sub Raiser Ikan Hias. Zona ini masih dalam tahap penyempurnaan dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ikan hias berkualitas. Kota Yogyakarta merupakan daerah konsumen utama ikan hias di Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga adanya zona ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ikan hias yang berkualitas.
Selain itu, di BAJ juga terdapat Zona Pameran dan Kontes Pertanian. Zona ini digunakan sebagai sarana promosi keberadaan BAJ dan diadakan setiap bulan sekali oleh Unit Pelaksana Teknis atau swasta. Pameran dan kontes ini diikuti oleh Asosiasi/Kelompok Tani/Pelaku Usaha Pertanian dari wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya.
Bangunan Eks Stasiun Dongkelan juga merupakan bagian dari BAJ. Bangunan ini merupakan salah satu cagar budaya yang dimanfaatkan sebagai restoran dan dikelola oleh pihak UPT atau swasta. Bangunan ini memiliki sejarah yang menarik sebagai jalur transportasi kereta api jurusan Palbapang-Dongkelan-Salam-Magelang.
BAJ telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan adanya BAJ, petani di Yogyakarta dapat lebih mudah memasarkan produk pertanian mereka. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses yang lebih baik untuk mendapatkan produk pertanian berkualitas. BAJ juga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki minat dalam pertanian pola perkotaan.
Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya untuk mengembangkan BAJ menjadi tempat yang lebih baik dan lengkap. Beberapa zona di BAJ masih dalam tahap penyempurnaan, namun diharapkan dapat segera difungsikan dengan baik. Dengan adanya BAJ, diharapkan pertanian pola perkotaan di Yogyakarta dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.