Buang Prapto Hartomo
Ulasan
Buang Prapto Hartomo adalah seorang seniman dagelan yang lahir pada tanggal 23 Februari 1945 di Yogyakarta. Ayah dan Eyangnya juga merupakan pemain dagelan mataram di RRI. Sejak masih belasan tahun, Buang sering ikut pentas ayahnya dari panggung ke panggung. Hal ini membuatnya memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam dunia dagelan. Pada era 1960-an, Buang bertemu dengan Djunaedi dan bersama-sama mendirikan grup dagelan Djunaedi Group. Pada era inilah Buang mulai mengasah keterampilan dan bakatnya dalam seni dagelan.
Untuk mendapatkan pasar yang lebih luas, Buang dan teman-temannya sering mendatangi gedung-gedung pertemuan untuk menawarkan diri sebagai pengisi acara. Mereka tidak mematok harga yang tetap, tetapi mengikuti keikhlasan dari pihak yang meminta mereka untuk tampil. Usaha mereka mulai membuahkan hasil ketika banyak tawaran pentas menghampiri kelompok dagelan Buang. Pada tahun 1967, Buang bahkan mendapat kesempatan untuk mengisi acara di studio RRI, sebuah prestasi yang sangat membanggakan.
Di era 1980-an, Buang berada dalam masa kejayaannya. Ia menjadi salah satu pelawak yang sangat populer pada masa itu. Bahkan, Marwoto Kawer dan pelawak-pelawak generasi sekarang tergoda untuk berguru kepadanya. Buang sering mendapatkan penghargaan dari berbagai instansi sebagai pengakuan atas bakat dan kontribusinya dalam dunia seni dagelan. Namun, Buang mengakui bahwa ia tidak bisa merawat dan mengingat bentuk penghargaan yang telah diterimanya. Baginya, yang terpenting adalah kesenangan dan kepuasan yang ia dapatkan dari seni dagelan itu sendiri.
Meskipun begitu, Buang masih ingat beberapa judul lawakannya yang telah dikasetkan, seperti “Direktur Kualat”, “Orang Planet”, dan “Ular-Ular Penganten”. Namun, sayangnya kaset-kaset itu hilang entah kemana. Meski begitu, Buang tetap aktif dalam dunia seni dagelan hingga saat ini. Ia masih sering tampil di berbagai acara dan pentas seni, menghibur penonton dengan lawakan-lawakannya yang khas.
Buang Prapto Hartomo adalah salah satu seniman dagelan yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan seni dagelan di Indonesia. Keterampilan dan bakatnya dalam mengolah humor dan cerita dalam bentuk lawakan telah membawa seni dagelan Indonesia menjadi semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat. Melalui perjalanan hidupnya yang penuh dengan pengalaman dan prestasi, Buang telah membuktikan bahwa seni dagelan adalah bentuk seni yang tak lekang oleh waktu.