Bartholomeus Suranto

Bartholomeus Suranto

Ulasan

Ki Bartholomeus Suranto adalah seorang seniman dalang yang berasal dari Wora Wari, Sukoreno, Sentolo, Kulon Progo, Indonesia. Ia lahir pada tanggal 8 Mei 1967 dengan latar belakang keluarga seni. Ayahnya, Adi Sucipto, adalah seorang dalang yang telah mengabdikan hidupnya pada seni pedalangan. Ibu Bartholomeus, Seniyem, juga seorang waranggana yang ahli dalam seni tradisional Jawa. Adiknya yang bernama Nuryanto juga mengikuti jejak keluarga dalam bidang seni pedalangan.

Sejak duduk di kelas dua SMP, Bartholomeus sudah mulai menunjukkan minat dan bakatnya dalam seni pedalangan. Ia aktif terlibat dalam berbagai pentas seni dan pertunjukan dalang di daerahnya. Melihat potensi dan minat yang kuat pada seni pedalangan, Bartholomeus kemudian memutuskan untuk menempuh pendidikan khusus di SMKI jurusan pedalangan. Dengan demikian, pengetahuan dan keahlian yang dimiliki oleh Bartholomeus tidak hanya berasal dari bakat seni yang diwariskan oleh orang tuanya, tetapi juga didukung oleh pendidikan formal yang ia jalani.

Selama masa pendidikan di SMKI, Bartholomeus mendapatkan pengarahan dan pembelajaran dari dua tokoh penting dalam dunia seni pedalangan, yaitu Widi Prayitno dan ayahnya sendiri. Keduanya memberikan bimbingan dan pengetahuan yang mendalam mengenai teknik dan tradisi seni pedalangan. Bartholomeus merasa sangat beruntung dapat mempelajari seni tradisional ini dari dua guru yang sangat berpengalaman dan ahli dalam bidangnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMKI, Bartholomeus mulai aktif berpentas di berbagai kota di Indonesia. Salah satu pentas yang paling berkesan adalah ketika ia diundang untuk tampil di RRI Jakarta dalam acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan pada tahun 1990. Selain itu, Bartholomeus juga memiliki pengalaman berpentas di luar negeri, seperti saat ia diundang untuk tampil di Singapura dalam rangka peringatan Dies Natalis Universitas Lasalee pada tahun 1996. Keahlian dan bakat Bartholomeus dalam seni pedalangan berhasil memukau penonton di berbagai tempat dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Prestasi Bartholomeus dalam seni pedalangan juga diakui dan dihargai oleh banyak pihak. Ia pernah meraih berbagai penghargaan, termasuk Juara Pertama Lomba Goro-Goro Kamtibnas se-Kulon Progo pada tahun 1987 dan Juara Pertama Lomba Goro-Goro Kamtibmas dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara pada tahun 1988. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Bartholomeus memiliki kualitas dan keahlian yang luar biasa dalam seni pedalangan.

Selain menjadi seorang dalang yang handal, Bartholomeus juga memiliki keterampilan dalam pembuatan wayang. Ia sering membuat wayang untuk koleksi pribadi dan juga menerima pesanan khusus dari para penggemar seni pedalangan. Karya-karya wayang buatan Bartholomeus sangat menarik dan memiliki nilai seni yang tinggi. Ia mampu menciptakan wayang dengan detail yang indah dan menggambarkan berbagai karakter dengan sangat baik.

Selain itu, Bartholomeus juga pernah bekerja sama dengan Pak Otok dalam memproduksi sebuah kaset seni karawitan. Kolaborasi mereka menghasilkan karya seni yang unik dan menarik minat banyak orang. Kaset seni karawitan yang mereka hasilkan merupakan kombinasi antara seni pedalangan dan musik tradisional Jawa. Hal ini menunjukkan kekreatifan Bartholomeus dalam menggabungkan berbagai elemen seni untuk menciptakan karya yang inovatif dan menarik.

Tahun 1994 merupakan tahun yang istimewa bagi Bartholomeus, karena pada tahun tersebut ia dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor oleh Bupati Kulon Progo. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Bartholomeus dalam memajukan seni pedalangan di daerahnya. Ia menjadi contoh inspiratif bagi para pemuda lainnya untuk mengembangkan bakat dan minat mereka dalam bidang seni tradisional.

Bartholomeus Suranto adalah seorang seniman dalang yang memiliki dedikasi dan cinta yang besar terhadap seni pedalangan. Ia tidak hanya mewarisi bakat seni dari keluarganya, tetapi juga mengembangkan pengetahuannya melalui pendidikan formal. Keahlian dan prestasi Bartholomeus dalam seni pedalangan telah diakui oleh banyak pihak, dan karya-karyanya terus menginspirasi generasi muda untuk melestarikan dan menghargai seni tradisional Indonesia.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *