Baceman Kepala Kambing H. Sukirman adalah salah satu makanan yang cukup langka dan sulit ditemui di Yogyakarta. Usaha ini sudah berlangsung selama hampir setengah abad, dimulai oleh orang tua Sri Wahyuni, pemilik warung baceman kepala kambing ini. Makanan ini merupakan olahan dari kepala kambing yang diolah menjadi hidangan yang enak dan menggugah selera.
Salah satu hal menarik dari baceman kepala kambing H. Sukirman adalah keunikannya sebagai makanan langka. Di Yogyakarta, kita biasanya dapat menemukan olahan daging kambing seperti sate, gule, atau tongseng. Tetapi kepala kambing yang diolah menjadi kreasi Sri Wahyuni ini jarang ditemui. Hal ini membuat makanan ini menjadi unik dan menjadi daya tarik bagi para penggemarnya.
Selain itu, sambal yang digunakan sebagai campuran baceman kepala kambing ini juga memiliki keunikan tersendiri. Meskipun bentuknya mirip dengan sambal kecap, namun sambal untuk baceman kepala kambing ini berbeda dengan yang biasanya. Sambal ini terbuat dari air yang direbus bersama daun salam, lengkuas, jahe, daun jeruk, gula, dan garam. Sedangkan tingkat kepedasannya dibuat dari cabai yang digoreng lalu diulek. Kombinasi antara bumbu-bumbu tersebut memberikan rasa yang khas dan menggugah selera.
Selain itu, ukuran porsi baceman kepala kambing ini juga cukup besar. Meskipun pesan satu porsi, misalnya lidah kambing dalam ukuran kecil, porsi tersebut bisa dikonsumsi oleh dua orang. Potongan-potongan dagingnya cukup banyak dan mengundang selera untuk menambah nasi putih. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi para penggemar makanan ini.
Warung baceman kepala kambing H. Sukirman juga menyediakan berbagai menu lainnya selain kepala kambing. Beberapa menu yang dapat ditemui di warung ini antara lain baceman otak kambing, baceman mata, baceman lidah, baceman cingur, kikil, dan gule jeroan. Jadi, bagi Anda yang tidak terlalu suka dengan kepala kambing, Anda masih bisa menikmati hidangan kambing lainnya di warung ini.
Tentu saja, kita juga perlu mengetahui harga dari makanan ini. Untuk satu porsi lidah kecil, nasi putih, es teh, teh panas, dan krupuk, harganya adalah Rp. 48.000,00. Harga ini dapat dikatakan wajar mengingat kualitas dan keunikan dari makanan ini.
Untuk jam buka, warung baceman kepala kambing H. Sukirman buka antara pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Jadi, bagi Anda yang ingin mencicipi makanan ini, pastikan Anda datang pada jam tersebut agar tidak kehabisan.
Lokasi warung baceman kepala kambing H. Sukirman juga cukup mudah dijangkau. Jika Anda berada di jalan Bulaksumur, UGM, Anda dapat terus berjalan ke utara sampai di perempatan jalan Kaliurang. Dari perempatan jalan Kaliurang, Anda terus berjalan ke utara sampai menemukan apotek Colombo di sisi kanan (timur) jalan. Dari apotek Colombo, belok ke kanan (timur) melewati pasar Colombo. Setelah sekitar 200 meter, Anda akan menemukan perempatan. Lokasi warung baceman kepala kambing H. Sukirman berada di sisi utara jalan di pojokan.
Selain itu, Anda juga dapat melihat galeri foto dari warung ini untuk melihat lebih jelas bagaimana suasana dan hidangan yang disajikan. Galeri foto ini dapat memberikan gambaran lebih nyata tentang keunikan dan kelezatan makanan ini.
Dengan demikian, baceman kepala kambing H. Sukirman adalah salah satu makanan yang langka dan sulit ditemui di Yogyakarta. Keunikan dari makanan ini terletak pada langkahnya yang hampir setengah abad, sambalnya yang berbeda, ukuran porsinya yang besar, dan berbagai menu lainnya yang tersedia di warung ini. Dengan harga yang wajar dan jam buka yang cukup fleksibel, Anda dapat menikmati makanan ini dengan nyaman. Jadi, jika Anda sedang berada di Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi baceman kepala kambing H. Sukirman ini.