Ayam Goreng Pak Kromo merupakan salah satu warung makan yang terkenal di Yogyakarta. Warung ini berlokasi di Kampung Mundusaren atau yang lebih dikenal dengan Kampung Mundu, yang terletak sekitar 1 Km sebelah utara Ambarukmo Plaza. Jam buka warung ini adalah dari pukul 06.00 hingga 19.00 WIB. Warung ini menyajikan menu ayam goreng yang sangat populer di kalangan masyarakat.
Saat memasuki warung Ayam Goreng Pak Kromo, terlihat spanduk yang sudah agak kusam dengan tulisan “Warung Ayam Goreng”. Di bagian depan warung, terdapat rak yang kacanya berminyak dan di dalamnya terdapat puluhan ayam goreng yang disusun rapi di atas nampan besi. Tampaknya warung ini cukup sibuk karena banyaknya pesanan ayam goreng.
Di dalam warung, terdapat tumpukan kardus yang digunakan untuk arisan. Meja-meja di warung ini terlihat berantakan dan tidak teratur. Di sisi kanan warung, terdapat poster berukuran besar yang berisi artikel tentang warung Ayam Goreng Pak Kromo yang ditulis oleh seorang jurnalis dari sebuah media. Hal ini menunjukkan bahwa warung ini cukup terkenal dan telah mendapatkan liputan media.
Ketika ditanya oleh tim exploreyogya.com, seorang ibu muda memilih ayam dengan bagian paha atas. Ayam tersebut kemudian disajikan di atas meja beserta sambal terasi, sambal tomak, lalapan timun, dan daun kobis. Nasi hangat juga disiapkan untuk menemani makan ayam goreng tersebut. Lebih nikmat jika ayam goreng ini dimakan menggunakan tangan tanpa menggunakan sendok dan garpu, seperti yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa.
Ayam goreng Pak Kromo memiliki rasa yang unik. Ketika digigit, rasa manis dari ayam bacem langsung terasa di lidah. Namun, tekstur daging ayamnya agak keras, mungkin karena ayam tersebut disajikan dalam keadaan dingin. Untuk memberikan tambahan rasa pedas, disarankan untuk menambahkan sambal tomat dan terasi yang sudah disediakan di meja. Aroma khas dari terasi langsung menyebar begitu dihidangkan. Bagi yang suka dengan rasa manis, bisa menambahkan kecap sebagai pelengkap.
Ayam Goreng Pak Kromo telah berdiri sejak tahun 1983. Warung ini didirikan oleh H. Kromo Sentono dan istrinya. Pada masa jayanya, warung ini pernah menghabiskan 150 ekor ayam dalam sehari. Namun, saat ini warung ini lebih fokus melayani pesanan nasi ayam dalam kotak. Meskipun begitu, warung ini tetap menjadi favorit bagi banyak orang karena rasa ayam gorengnya yang khas dan unik.
Harga untuk menu Ayam Goreng Pak Kromo cukup terjangkau. Untuk paket 2 ayam dengan nasi dan teh hangat, harganya hanya Rp 17.000. Harga yang relatif murah ini menjadi salah satu alasan mengapa warung ini selalu ramai pengunjung.
Selain citarasa yang lezat, warung Ayam Goreng Pak Kromo juga memiliki suasana yang unik. Terletak di pinggiran kota Yogyakarta, warung ini berada di sebuah gang kecil yang berdekatan dengan sekolah dan sepetak sawah. Lokasinya yang agak tersembunyi menambah keunikan warung ini dan membuatnya menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.
Di warung ini juga terdapat sebuah galeri yang menampilkan foto-foto ayam goreng Pak Kromo. Foto-foto ini menunjukkan berbagai macam variasi ayam goreng yang disajikan di warung ini. Terlihat jelas betapa menggugah selera ayam goreng Pak Kromo ini.
Dalam perjalanannya selama lebih dari 30 tahun, Ayam Goreng Pak Kromo telah menjadi salah satu ikon kuliner di Yogyakarta. Banyak wisatawan yang datang khusus untuk mencicipi ayam goreng yang legendaris ini. Selain itu, warung ini juga sering mendapatkan kunjungan dari para jurnalis dan blogger makanan yang tertarik dengan keunikan dan kelezatan ayam goreng Pak Kromo.
Dengan cita rasa yang khas, harga yang terjangkau, dan suasana yang unik, tidak heran jika Ayam Goreng Pak Kromo tetap menjadi favorit di kalangan masyarakat Yogyakarta. Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa mencicipi ayam goreng legendaris ini.