Apem Beras Bu Wanti Eksis Sejak Tahun 70-an

1. Apem Bu Wanti Pasar Ngasem

Apem Bu Wanti Pasar Ngasem adalah salah satu penjual kue tradisional yang terkenal di Jogja. Kue ini memiliki bentuk bulat pipih dan rasanya yang gurih. Terbuat dari tepung beras, gula pasir, kelapa muda, santan, telur, dan ragi, apem ini sering digunakan dalam perhelatan atau acara-acara tertentu seperti ruwahan, apeman, dan kenduri. Meskipun memiliki resep yang sederhana, apem ini menjadi kue legendaris yang digemari oleh semua kalangan.

Usaha Apem Bu Wanti sudah berlangsung sejak tahun 70an dan merupakan usaha keluarga turun temurun. Dimulai oleh sang ibunda Bu Wanti, usaha ini kini telah memasuki generasi kedua. Pada awalnya, Bu Wanti menjual kue apem di pinggir jalan sebelum Pasar Ngasem didirikan. Karena kelezatannya yang terkenal, kue ini pun dikenal sebagai apem pasar Ngasem. Namun, setelah usaha ini diwariskan kepada Wanti, kue ini kemudian diberi nama “apem beras Bu Wanti” agar pembeli lebih mudah mencarinya.

1.1 Proses Pembuatan Apem Bu Wanti

Pembuatan apem Bu Wanti dimulai pada sore hari. Bu Wanti dan keluarganya membuat adonan apem dan membiarkannya selama semalam. Keesokan harinya, adonan tersebut ditambahkan santan dan kelapa muda sebelum dimasak dalam cetakan. Cetakan yang digunakan masih merupakan cetakan tradisional dengan menggunakan tungku dan bahan bakar arang. Bu Wanti sengaja menggunakan tungku dengan bahan bakar arang agar kue apem ini memiliki cita rasa khas yang sulit didapatkan jika menggunakan kompor.

Kue apem Bu Wanti disajikan dalam keadaan fresh dan hangat. Bu Wanti menggunakan bahan-bahan berkualitas untuk membuat kue ini sehingga rasanya tetap lezat meskipun sudah dingin. Selain itu, Bu Wanti juga menghabiskan sekitar tiga kilogram tepung beras setiap harinya untuk memenuhi permintaan pelanggannya. Namun, saat ada acara tertentu seperti ruwahan, jumlah tepung beras yang digunakan bisa lebih dari itu.

1.2 Pesanan khusus di waktu Ruwahan

Di waktu Ruwahan, Bu Wanti menerima banyak pesanan kue apem. Masyarakat Jogja mempercayakan Bu Wanti untuk menyediakan kue-kue tradisional ini dalam acara mereka. Selain apem, Bu Wanti juga menyediakan kolak pisang dan ketan sebagai pelengkap. Kolak pisang yang disajikan memiliki rasa yang manis dan lezat, sedangkan ketan memiliki tekstur yang kenyal dan aroma yang menggugah selera.

Harga satu kue apem Bu Wanti adalah Rp.2500. Kue-kue ini bisa dibeli di Pasar Ngasem maupun di Pasar Kotagede. Warung Bu Wanti buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Selain itu, Bu Wanti juga menerima pesanan khusus di luar jam operasional warungnya.

2. Kelezatan Kue Apem Bu Wanti

Kue apem Bu Wanti terkenal karena kelezatannya yang sulit ditandingi. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang lembut membuat kue ini menjadi favorit banyak orang. Apem Bu Wanti memiliki rasa yang khas karena penggunaan bahan-bahan yang berkualitas. Tepung beras yang digunakan adalah tepung beras pilihan yang diolah dengan baik sehingga menghasilkan adonan yang lembut. Gula pasir yang digunakan juga memberikan rasa manis yang pas, tidak terlalu berlebihan.

Kelapa muda yang digunakan dalam kue ini memberikan aroma yang harum dan menambah kelembutan tekstur kue. Santan yang ditambahkan memberikan cita rasa yang kaya dan lezat pada setiap gigitan. Selain itu, penggunaan ragi dalam adonan kue ini juga memberikan efek fermentasi yang membuat kue ini memiliki tekstur yang lebih ringan dan lembut. Semua bahan-bahan ini dikombinasikan dengan baik oleh Bu Wanti sehingga menghasilkan kue apem yang sempurna.

Proses pembuatan kue apem Bu Wanti juga mempengaruhi kelezatannya. Adonan kue ini didiamkan semalaman sehingga ragi memiliki waktu yang cukup untuk fermentasi. Hal ini membuat kue ini memiliki rasa yang lebih kompleks dan terasa lebih enak. Selain itu, penggunaan tungku dengan bahan bakar arang juga memberikan pengaruh pada cita rasa kue ini. Proses memasak dengan tungku arang memungkinkan kue matang secara merata dan memberikan aroma yang khas.

3. Warisan Keluarga Bu Wanti

Usaha Apem Bu Wanti merupakan warisan keluarga yang telah berlangsung selama beberapa generasi. Dimulai oleh ibunda Bu Wanti, usaha ini kemudian diwariskan kepada Wanti dan kini diteruskan oleh generasi kedua. Keluarga Bu Wanti memegang teguh resep dan cara pembuatan kue apem ini sehingga rasanya tetap autentik dan lezat.

Warisan keluarga ini tidak hanya berupa resep dan cara pembuatan kue apem, tetapi juga nilai-nilai dan tradisi yang ada di dalamnya. Bu Wanti dan keluarganya memahami pentingnya menjaga kualitas dan keaslian kue apem ini. Mereka memiliki komitmen untuk tidak mengurangi kualitas bahan-bahan yang digunakan dan tetap menggunakan cara tradisional dalam proses pembuatannya.

Warisan keluarga ini juga berdampak pada hubungan antara Bu Wanti dan pelanggannya. Pelanggan yang telah lama membeli kue apem Bu Wanti merasa seperti menjadi bagian dari keluarga ini. Mereka merasa bahwa kue apem Bu Wanti bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam.

Keberlanjutan warisan keluarga ini juga menjadi salah satu alasan mengapa kue apem Bu Wanti terus diminati oleh masyarakat Jogja. Kue ini tidak hanya menjadi pilihan dalam acara-acara tertentu, tetapi juga menjadi camilan sehari-hari bagi banyak orang. Rasanya yang lezat dan keasliannya yang terjaga membuat kue apem Bu Wanti menjadi pilihan yang tepat untuk dinikmati kapan pun.

3.1. Peninggalan Budaya Jogja

Kue apem Bu Wanti juga merupakan salah satu dari banyak peninggalan budaya Jogja. Kue ini telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jogja. Setiap gigitan dari kue apem ini membawa nostalgia kepada masa lalu dan mengingatkan akan nilai-nilai tradisional yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Jogja.

Apem Bu Wanti juga menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner Jogja. Banyak wisatawan yang datang ke Jogja tidak hanya untuk menikmati wisata alam dan budaya, tetapi juga untuk mencicipi kuliner khas Jogja. Kue apem Bu Wanti menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba oleh para wisatawan ini. Kelezatannya yang unik dan cita rasanya yang autentik membuat kue ini menjadi favorit para wisatawan.

Warisan keluarga Bu Wanti ini juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Pengalaman dan kesuksesan Bu Wanti dalam menjalankan usaha kue apem ini telah menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejaknya. Banyak yang terinspirasi untuk menjalankan usaha kuliner tradisional dan melestarikan budaya lokal mereka.

3.2. Dampak Sosial dan Ekonomi

Usaha Apem Bu Wanti juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Usaha keluarga ini memberikan peluang pekerjaan bagi anggota keluarga dan juga beberapa tenaga kerja lainnya. Selain itu, usaha ini juga memberikan peluang bagi para petani beras dan kelapa muda di sekitar Jogja. Permintaan tepung beras dan kelapa muda yang tinggi dari Apem Bu Wanti memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

Apem Bu Wanti juga memberikan kontribusi dalam melestarikan budaya kuliner tradisional. Kue apem ini merupakan salah satu dari banyak kuliner tradisional yang masih ada hingga saat ini. Dengan tetap menjaga kualitas dan keaslian kue apem ini, Bu Wanti turut berperan dalam melestarikan nilai-nilai dan tradisi budaya Jogja.

Selain itu, usaha Apem Bu Wanti juga menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner Jogja. Banyak wisatawan yang mencari pengalaman kuliner autentik ketika berkunjung ke suatu tempat. Kue apem Bu Wanti menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi para wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas Jogja. Hal ini memberikan dampak positif bagi pariwisata di Jogja.

4. Kesimpulan

Apem Bu Wanti Pasar Ngasem adalah salah satu penjual kue tradisional yang terkenal di Jogja. Kue apem ini memiliki rasa gurih dan tekstur lembut yang sulit ditolak oleh siapa pun. Usaha Apem Bu Wanti merupakan warisan keluarga yang telah berlangsung selama beberapa generasi. Kelezatan kue apem ini berasal dari penggunaan bahan-bahan berkualitas dan proses pembuatan yang cermat.

Kue apem Bu Wanti tidak hanya menjadi pilihan dalam acara-acara tertentu, tetapi juga menjadi camilan sehari-hari bagi banyak orang. Kue ini juga menjadi salah satu peninggalan budaya Jogja dan menjadi daya tarik wisata kuliner di Jogja. Usaha Apem Bu Wanti memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar dan turut berperan dalam melestarikan budaya kuliner tradisional.

Dengan segala kelebihan dan keunikan yang dimiliki, tidak heran jika kue apem Bu Wanti terus diminati oleh masyarakat Jogja dan menjadi salah satu kuliner yang harus dicoba oleh para wisatawan. Rasanya yang autentik dan keasliannya yang terjaga membuat kue ini menjadi kue tradisional yang tak tergantikan.


Dian

Dian

Menghadirkan konten berkualitas yang menggambarkan keindahan dan keunikan Yogyakarta, Berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk mempromosikan pariwisata dan produk lokal, Menjadi sumber informasi terpercaya tentang Yogyakarta bagi pembaca exploreyogya.com!
https://exploreyogya.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *