Kembali Memperkuat Iman dan Takwa dalam Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di bulan yang penuh berkah ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan meraih pahala yang besar. Salah satu ibadah yang memiliki keutamaan besar di bulan Ramadhan adalah shalat Jumat. Namun, terdapat sejumlah hal yang bisa mengurangi pahala shalat Jumat kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan dan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut agar pahala shalat Jumat kita tidak hilang sia-sia.
Pertama, salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah tidak berangkat ke masjid lebih awal. Kadang-kadang kita terlambat berangkat ke masjid padahal waktu adzan shalat Jumat sudah berkumandang. Hal ini sebenarnya tidak baik, dan kita harus memperbaiki sikap kita sekarang dengan berangkat ke masjid lebih awal. Sejarah mencatat bahwa pada abad pertama Islam, setelah terbit fajar, jalan-jalan penuh dengan manusia yang menuju masjid jami’ seperti halnya hari raya. Namun, kebiasaan tersebut hilang seiring berjalannya waktu. Bahkan, tidak berangkat pagi-pagi menuju masjid merupakan bid’ah pertama yang dilakukan dalam Islam. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk berangkat ke masjid lebih awal agar tidak kehilangan keutamaan shalat Jumat.
Kedua, salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum shalat Jumat adalah mandi, menyikat gigi, dan menggunakan wewangian. Tidak mandi Jumat akan mengakibatkan kita tidak mendapatkan pahala yang besar. Mandi Jumat menjadi syarat untuk mendapatkan pahala shalat Jumat yang besar. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan hal ini dan menjaganya dengan baik.
Ketiga, selama shalat Jumat, kita tidak boleh berbincang-bincang. Hal ini sebenarnya sudah menjadi pengetahuan umum, namun terkadang syaitan mengganggu kita dengan mengadu domba di antara dua orang yang berdekatan. Agar terhindar dari percakapan yang tidak perlu, kita sebaiknya duduk bersebelahan dengan orang yang tidak kita kenal agar gangguan semacam ini dapat diminimalisir. Dalam sebuah hadits, Abu Hurairah menyatakan bahwa jika kita berbicara pada teman kita saat imam sedang berkhutbah, berarti kita telah berbuat sia-sia. Selain itu, ada penguat lagi atas hadis tersebut bahwa makna dari kata laghauta adalah kita gagal mendapatkan pahala shalat Jumat. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga kesunahan shalat Jumat dengan tidak berbicara selama khutbah.
Keempat, selama imam sedang berkhutbah, kita tidak boleh mengedarkan kotak infak. Kita harus diam dan mendengarkan khutbah dengan seksama. Mengedarkan kotak infak saat imam sedang berkhutbah mengganggu orang lain dan dapat mengurangi keutamaan shalat Jumat kita. Oleh karena itu, sebaiknya kita meletakkan kotak infak di samping pintu sehingga setiap orang yang ingin bersedekah bisa memanfaatkannya sebelum khutbah dimulai atau sesudah shalat.
Kelima, kita tidak boleh melangkahi jamaah yang duduk dan mengganggu orang di sekitar kita. Hal ini sering dilakukan oleh banyak orang dengan alasan yang sepele. Namun, melangkahi orang yang ada di depan kita pada hari Jumat hukumnya haram. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadits bahwa seorang laki-laki datang ke masjid dengan melangkahi bahu leher orang-orang pada hari Jumat. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menegur laki-laki tersebut dan menyuruhnya untuk duduk karena telah mengganggu orang lain. Larangan melangkahi jamaah lain juga berlaku pada shalat-shalat lainnya. Hal ini tidak diperbolehkan karena menyakiti dan mengganggu orang lain.
Dalam bulan Ramadhan ini, mari kita perkuat iman dan takwa kita pada Allah Subhana wata’ala dengan menjaga keutamaan shalat Jumat. Hindari kesalahan-kesalahan yang dapat mengurangi pahala shalat Jumat kita. Berangkatlah ke masjid lebih awal, mandi, sikat gigi, dan gunakan wewangian sebelum shalat Jumat. Jaga kesunahan shalat Jumat dengan tidak berbincang-bincang selama khutbah. Dan yang terakhir, hindari melangkahi jamaah yang duduk dan mengganggu orang di sekitar kita. Semoga kita semua dapat meraih pahala yang besar dari shalat Jumat kita di bulan Ramadhan ini. Amin.